Strategi BUMN Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pariwisata Labuan Bajo

Merdeka.com - Merdeka.com - BUMN Holding Asuransi, Penjaminan dan Investasi, Indonesia Financial Group (IFG) mendukung langkah pemerintah dalam mempromosikan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP). Salah satunya dengan perhelatan akbar IFG Labuan Bajo Marathon 2022 pada 29 Oktober 2022 mendatang.

Kementerian BUMN menilai kegiatan ini sebagai ajang yang tepat untuk mendukung bangkitnya pariwisata Labuan Bajo. Hal ini sejalan dengan semangat BUMN dalam pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN yang berdampak pada peningkatan perekonomian lokal.

Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, optimistis bahwa kegiatan tersebut akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional, khususnya di sektor pariwisata.

"Hal ini akan menjadi lompatan besar karena Indonesia setelah kondisi corona saat ini akan menuju support besar terhadap pariwisata Indonesia," kata Arya di Jakarta, Jumat (26/8).

Ketua Pelaksana IFG Labuan Bajo Marathon 2002, Fitri Istanti berharap event marathon bergengsi yang berkonsepkan sport tourism ini dapat meningkatkan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Juga diharapkan berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Labuan Bajo serta Manggarai Barat.

Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat, NTT mencatat kunjungan wisata ke Labuan Bajo hingga Juni 2022 mencapai 65.362 kunjungan dengan didominasi oleh wisatawan nusantara sebanyak 53.824 kunjungan.

"Dari 65.362 kunjungan hingga akhir Juni 2022, sebanyak 82 persen atau 53.824 itu wisatawan domestik. Sisanya 18 persen wisatawan mancanegara dengan jumlah 11.538 kunjungan," kata Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat Pius Baut di Labuan Bajo.

Selain jumlah wisatawan nusantara yang mendominasi kunjungan ke Labuan Bajo, total kunjungan per Juni 2022 lebih tinggi bila dibandingkan dengan periode yang sama yakni Juni 2021 yang hanya berjumlah 15.671 kunjungan. Bahkan, jumlah wisatawan periode Juni 2022 lebih tinggi dari total kunjungan pada 2021 yang hanya 60.439 kunjungan.

Pius mengatakan meningkatnya kunjungan wisatawan pada semester pertama 2022 ini karena situasi pandemi Covid-19 yang mulai membaik. Pemulihan kondisi itu menyebabkan adanya kebijakan pelonggaran bagi pelaku perjalanan, salah satunya syarat perjalanan.

Kebijakan tersebut pun berdampak baik pada sektor pariwisata di Labuan Bajo sehingga kunjungan ke Labuan Bajo perlahan mulai meningkat.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]