Strategi Digital Marketing Versi Sandiaga Uno

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menghadiri pelatihan digital marketing di STIE-STMIK Insan Pembangunan, Tangerang, Banten. Sandiaga mengenalkan konsep '3G' ke para mahasiswa yang menjadi peserta pelatihan.

Pelatihan ini kolaborasi bersama OK OCE, Yayasan Indonesia Setara bersama STMIK Insan Pembangunan. Adapun tema kegiatan yakni 'Pelatihan Strategi Digital Marketing Era Society 5.0 & Pemberdayaan Mahasiswa'.

"Saya ingin titip pesan, kuncinya 3G. G pertama adalah Gercep, gerak cepat. Ga bisa sukses kalau kita kerjanya lelet. Ga bisa sukses kalau kita ruwet. Ga bisa sukses kalau kita mumet. Kita harus gercep," ujar Sandiaga, Rabu (8/6). Seperti dilansir dari Antara.

Sandiaga melanjutkan, G kedua adalah Geber yang berarti gerak bersama. Dia pun menekankan pentingnya kolaborasi di era kekinian dalam membangun usaha. "G kedua, Geber. Geber adalah gerak bersama. Siap gerak bersama? Karena kerja sendiri-sendiri ga bisa. Sekarang zamannya kolaborasi. Gerak bersama," ucap Sandiaga.

Kemudian G yang ketiga adalah Gaspol. Sandiaga menyebut Gaspol berarti garap semua potensi online.

"Gercep, Geber, dan Gaspol. Gaspol adalah garap semua potensi online. Are you ready?" kata Sandiaga ke para mahasiswa.

Pelaku UMKM yang juga hadir dalam pelatihan memberikan keluh kesah mereka akan go digital, yang kadang terkendala dengan teknologi.

Namun, Sandiaga yakin dengan pelatihan digital marketing menciptakan terobosan baru.

Menparekraf juga yakin para mahasiswa bisa menjadi lokomotif kemajuan ekonomi kreatif.

"Saya meyakini bahwa pelatihan digital marketing ini adalah bagian daripada tatanan ekonomi baru kita untuk menciptakan terobosan-terobosan. Tentunya Kabupaten Tangerang ini tadi disampaikan banyak potensinya. Jadi kita kolaborasikan bersama Pak Bupati, anak-anak muda lah yang jadi lokomotifnya," tutur dia. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel