Strategi GoTo Jadikan UMKM Tuan Rumah di Negeri Sendiri

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara menjadi incaran para pemain global. Peluang ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia supaya bisa jadi pemain utama di pasar tanah air, bukan penonton.

Chief Executive Officer (CEO) dan Founder Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, ada tantangan para UMKM ini juga harus menghadapi pedagang luar negeri dan pandemi.

Hal tersebut diungkapkannya dalam Konferensi Pers Virtual: Bangkit Bersama GoTo Dukung Pemulihan Ekonomi Indonesia, Kamis 30 September 2021, lalu.

Menurutnya, GoTo punya tanggung jawab besar dan harus terus hadir untuk bangkit bersama. Pendekatan yang dilakukan GoTo sangat hyperlocal, terutama dalam hal menghubungkan pengusaha lokal dengan konsumen setempat. Supaya lebih banyak pengusaha daerah bisa go-digital.

“Solusi yang kami hadirkan selalu didasari atas semangat untuk mengatasi permasalahan di daerah sehingga UMKM lokal selalu bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri. Kami berbisnis dengan hati nurani. Strategi kami di GoTo adalah mengoptimalkan apa yang terbaik buat mitra kami dan UMKM. Kami percaya kalau kami memberikan yang terbaik untuk mitra, bisnis pasti bertumbuh sejalan,” kata dia dikutip, Sabtu (2/9/2021).

Dia mencontohkan, GoTo memilih untuk tidak membuka platform bagi pedagang dari luar negeri. Ini merupakan wujud perlindungan GoTo terhadap UMKM Indonesia. Sebagai karya anak bangsa, imbuh William, GoTo harus berpihak dan menjadi mitra yang paling mengerti dan strategis buat UMKM.

Komisaris GoTo, Wishnutama Kusubandio memaparkan, Indonesia adalah pasar terbesar nomor dua di dunia, di luar China dan Amerika yang penguasa pasarnya adalah bangsa mereka sendiri. Menurut Wishnutama, potensi pasar di Indonesia sangat besar.

“UMKM harus bisa memanfaatkan peluang dan potensi pasar ini. Gerakan #BangkitBersama adalah enabler supaya UMKM bisa jadi pilihan utama masyarakat. GoTo akan punya peran mengakselerasi hal tersebut mulai dari pembinaan hingga kemudahan go-digital. Peluang besar ini sekali lagi harus bisa dimanfaatkan supaya pelaku usaha Indonesia tidak hanya jadi pasar, tetapi juga tuan rumah di negeri sendiri,” paparnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ruang Tumbuh UMKM

Gojek dan Tokopedia bentuk GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia.
Gojek dan Tokopedia bentuk GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia.

Paparan yang disampaikan Wishnutama mendapat dukungan dari Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso. Menurut Wimboh, ruang tumbuh di Indonesia sangat besar dengan jumlah penduduk 270 juta.

“Indonesia memiliki penduduk yang banyak yang bisa dikembangkan termasuk literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi. OJK sadar hal ini maka kami berusaha mengawal bukan membatasi. Kami juga berusaha membawa pemanfaatan teknologi kepada UMKM. UMKM harus bisa kita bimbing, didik dan tuntun untuk memanfaatkan teknologi. Terima kasih kepada GoTo dan ekosistemnya yang merangkul UMKM ke ekosistem digital,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi GoTo yang mengajak warga, khususnya di Solo untuk #BangkitBersama. Hal ini, kata Gibran, merupakan bentuk keberanian untuk melakukan upaya percepatan ekonomi.

“Dengan penanganan pandemi di Solo yang terus membaik, kami mulai memikirkan bagaimana cara pemulihan ekonomi dan upaya mendorong warga bisa melakukan kegiatan ekonomi, khususnya penggerak-penggerak ekonomi seperti UMKM, warung, pasar, dan pedagang setempat. Kami berharap Kampus UMKM Center, Pusat Inkubasi Bisnis, hingga beragam inisiatif teknologi dan pemberdayaan dari GoTo dapat menjadi motor penggerak roda ekonomi Solo,” ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel