Strategi Pemerintah Dongkrak Daya Saing Petani dalam Persaingan Global

Hardani Triyoga, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan langkah yang akan ditempuh pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk pertanian, perkebunan, dan peternakan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan daya saing dalam perdagangan global.

Menurut Airlangga, salah satu caranya dengan meningkatkan skala usaha ketiga sektor tersebut melalui integrasi area produksi dan hulu hilir. Integrasi dapat dilakukan dengan memasukkan unsur teknologi, arus modal, hingga akses distribusi.

“Tentu dengan memasukkan unsur teknologi, modal, dan akses distribusi sehingga bisa mendekatkan dari petani ke pasar,” kata Airlangga dikutip dari siaran pers, Minggu, 8 November 2020.

Dia pun menjelaskan strategi yang ditempuh berupa pemetaan lahan dan potensi produk tiap wilayah. Kemudian, ada pengembangan kemitraan hulu-hilir, akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat, penerapan teknologi, serta kemudahan pembentukan koperasi maupun Perseroan Terbatas dan program food estate.

Baca Juga: BPS: Daya Beli Petani Naik pada Oktober 2020

Selain sejumlah strategis tersebut, pemerintah juga akan menggunakan program perhutanan sosial untuk pemberian izin akses lahan hutan. Dengan begitu, diharapkannya para petani bisa mendapatkan pendapatan tambahan dari hasil pemanfaatan hutan.

"Kehidupan petani diharapkan menjadi lebih baik karena pendapatan mereka bertambah dari hasil pemanfataan hutan, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelas Airlangga.

Untuk sektor perkebunan, beberapa program yang menjadi perhatian pemerintah seperti pembangunan logistik benih, peningkatan produksi dan optimasi lahan. Selanjutnya, ada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kelembagaan ekonomi pekebun.

Selain itu, berkaitan juga dengan inisiasi sistem tracebility dan sustainability. Ada juga peningkatan akses pembiayaan perkebunan, digitalisasi dan e-commerce, serta transformasi ekspor. Dengan produk unggulan seperti Kelapa Sawit, Karet, Kakao, Kopi, dan Kelapa.

Sementara itu, untuk meningkatkan daya saing produk peternakan, Airlangga menjelaskan tentang pengembangan peternakan terintegrasi. Maksud konsep ini antara ternak dengan tanaman perkebunan dalam rangka efisiensi biaya produksi. Metode ini menurutnya sudah dilakukan di tingkat korporasi besar.

“Ada beberapa best practice yang sudah dilakukan oleh korporat besar. Tentunya ini harus kita dorong untuk bisa direplikasi dalam skala yang lebih kecil, baik untuk koperasi maupun peternakan masyarakat," tutur dia.