Strategi Perang Melawan Pandemi Covid-19 Ala Ketum Kadin

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid menegaskan siap bertempur dalam perang melawan pandemi Covid-19. Arsjad Rasjid memaparkan sejumlah strategi perang untuk melawan pandemi Covid-19.

"Harus bersama-sama melawan ini, persatuan dan kesatuan kita penting," ujarnya saat menghadiri acara penyerahan bantuan berupa tabung oksigen dan tenaga kesehatan oleh Kadin DKI, di PPKD Jakarta Timur, Kamis (8/7/2021).

Hal lain yang diperlukan untuk memenangkan perang, adalah kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) serta aturan pemerintah lain terkait penanggulangan pandemi. Ia tidak menampik penerapan disiplin prokes adalah hal yang sulit, namun wajib dilakukan.

Kadin Indonesia juga terus melanjutkan program Vaksinasi Gotong Royong yang sudah dilakukan pada masa kepemimpinan ketua umum Kadin sebelumnya, Rosan P Roeslani. Program Vaksinasi Gotong Royong menyasar karyawan dari perusahaan milik anggota Kadin dan biayanya dibebankan ke perusahaan.

Melalui program tersebut, Kadin Indonesia membantu pemerintah mengejar target vaksinasi nasional, tanpa membebani APBN.

Arsjad Rasjid mengatakan Kadin Indonesia juga akan membangun rumah sakit darurat di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Inisiatif tersebut diambil untuk menjawab permasalahan tingginya tingkat okupansi rumah sakit di Pulau Jawa, termasuk di wilayah Jakarta dan Banten. Selain itu, KADIN Indonesia juga akan membantu pengadaan tabung silinder, dan Cryogenic ISO tank untuk menampung oksigen.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah oksigen, dan vaksinasi yang harus diakselerasi, dan juga bagaimana sekarang ini untuk rumah sakit darurat, kami menyiapkan sedang supaya masyarakat merasa tenang," kata Arsjad Rasjid.

Kadin DKI Jakarta Sumbang 100 Tabung Oksigen

Pada kesempatan itu, Ketua Umum KADIN DKI, Diana Dewi, menyumbang 100 tabung oksigen. Ia berharap KADIN DKI Jakarta bisa bekerja sama dengan BUMN dan akan terus memasok tabung untuk kebutuhan masyarakat.

Terkait program vaksinasi, Kadin DKI Jakarta sudah memvaksin sekitar 5.000 orang di dalam programnya.

"Setengahnya adalah karyawan dari perusahaan milik anggota Kadin dan setengahnya adalah warga di sekitar lokasi vaksinasi," ucap Diana Dewi.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan permasalahan kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di Jakarta sudah relatif teratasi. Ia mengingatkan masyarakat yang tidak betul-betul membutuhkan tabung oksigen, untuk itu melakukan penyimpanan.

"Masyarakat saya minta, yang tidak membutuhkan, tidak perlu menyimpan tabung oksigen. Oksigennya dibutuhkan untuk warga yang terpapar di rumah sakit atau tempat-tempat yang ditentukan. Jadi mari kita dukung pelaksanaan penanganan dan pengendalian covid dengan penuh tanggungjawab," ujar Ahmad Riza Patria.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel