Strategi Polisi Cegah Rumah Pemudik Dibobol Pencuri

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Polri sudah mengantisipasi kerawanan rumah-rumah yang ditinggal pemudik dibobol maling. Sejumlah strategi pengamanan telah disiapkan Polri.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya sudah menggerakkan Babinkamtibmas dan RW setempat untuk mendata pemilik rumah yang mudik.

"Ini jangan lupa, kita juga mengimbau penting juga masalah rumah-rumah yang ditinggal, bayangkan kalau bicara 85 juta berarti ada berapa juta rumah juga yang ditinggal," kata Ahmad dalam diskusi RRI NET Mudik Asik Lebaran Aman, Senin (25/4).

"Ini merupakan potensi kerawanan, tentu kita sudah prediksi nah tentu kita antisipasi, kita sudah menghubungi Babinkamtibnas untuk menghimpun sekuritinya mendata melalui RW-nya rumah-rumah yang ditinggal," sambungnya.

Dia menambahkan, masing-masing Polres punya Babinkamtibmas. Mereka akan berpatroli ke komplek-komplek yang sepi karena mudik.

"Kita kan masing-masing Polres punya Babinkamtibmas tentu nanti di kelola oleh masing-masing Polres melalui halo polisi call. Bagaimana tentu supaya lebih fokus kepada arah patroli juga, polisi juga patroli ke tempat-tempat misalnya ada rumah 70 persen komplek itu mudik, kita lebih mengarah kepada patroli seperti itu," tuturnya.

Polri juga mengajak bagi tetangga yang tidak mudik untuk bisa peduli terhadap tetangganya yang pulang kampung. Paling tidak pemudik memberikan nomor handphone ke tetangganya untuk memonitor rumahnya jika ada hal mencurigakan.

"Foto saja kirim pakai WA, 'bu rumah ibu ada orang nih di teras' gitu paling tidak peduli terhadap tetangganya ini kita imbau kepada seluruh Babinkamtibmas seluruh Indonesia untuk peduli terhadap tetangganya yang rumahnya ditinggal," kata Ahmad.

Ingatkan e-Tol dan Kondisi Mobil

Sementara itu, terkait perjalanan mudik, Ahmad Ramadhan mengimbau masyarakat tidak kehabisan saldo e-Toll di jalan. Hal ini untuk mencegah kemacetan pada mudik lebaran 2022 tahun ini.

"Hal hal kecil kita imbau ya misalnya e-Toll kalau bisa tidak ada lagi masyarakat yang terhambat karena e-Tollnya habis atau kurang, itu kita beritahu," kata Ahmad.

Ahmad juga mengimbau kesiapan kendaraan supaya pemudik lancar dan aman. Menurut dia, kendaraan yang mogok akan mengganggu kondisi jalan. "Kesiapan kendaraan jangan sampai ada mobil yang bannya pecah, mogok itu sangat merugikan dirinya dan pengemudi yang lain," ujarnya.

Ahmad lalu mengingatkan pemudik dalam kondisi sehat saat menyetir. Pemudik yang kurang tidur sangat tidak dianjurkan mengemudi kendaraan.

"Kesiapan diri pengemudi juga termasuk kesiapan kendaraan jadi sehat drivernya pengemudinya, sehat juga kendaraannya ini supirnya sehat, mobilnya tidak sehat itu akan berpotensi, sehat tapi kurang tidur itu juga tidak dianjurkan," pungkasnya. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel