Strategi Polri Antisipasi Kerumunan di Sidang Habib Rizieq

Dusep Malik, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Polri akan tetap mengerahkan pengamanan saat sidang perkara protokol kesehatan Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan dengan terdakwa Habib Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Pada prinsipnya, Polri akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berpotensi menjadikan kerumunan,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Rabu, 17 Maret 2021.

Menurut dia, pengamanan sidang Habib Rizieq ke depan akan meminta masukan terlebih dahulu kepada intelijen untuk mengantisipasi terjadi kerumunan. Sebab, sidang pertama masih ada massa simpatisan Habib Rizieq yang hadir ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa, 16 Maret 2021.

“Kita akan menerima masukan-masukan dari jajaran intelijen dulu. Nanti melalui perkiraan-perkiraan intelijen akan melakukan pengamanan menyesuaikan dengan kondisi kerumunan itu sejauh mana. Sedapat mungkin kita akan menghindari jumlah kerumunan,” ujarnya.

Selain itu, Ramadhan mengatakan personel Polri yang menjaga keamanan dan mengawal jalannya persidangan Habib Rizieq juga disebar menyesuaikan objek yang diamankan nantinya.

“Kita akan menyesuaikan objek daripada giat pengamanan,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq meninggalkan jalannya persidangan (walk out) yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 16 Maret 2021. Habib Rizieq di sidang perdana atas tiga perkara yang menjeratnya secara virtual. Habib Rizieq dihadirkan secara virtual dari ruang Bareskrim.

Aksi walk out di sidang perdana ini dipicu karena keberatan Habib Rizieq dan kuasa hukum atas jalannya sidang yang digelar virtual. Ditambah lagi ada masalah teknis jaringan internet yang sempat terputus, membuat sidang terpaksa ditunda.