Stres Berpengaruh pada Kondisi Badan Juga Kewanitaan, Simak Gejalanya Yuk

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Pekerjaan, kondisi keuangan, atau bahkan permasalahan dalam hubungan antara kamu dan si dia terkadang menjelma jadi beban pikiran tersendiri. Kalau nggak diatasi dengan cepat dan tepat, bisa jadi faktor pemicu stres yang tentunya mengganggu kehidupan sehari-hari.

Jika ditelusuri lebih jauh, stres bisa berdampak pada kondisi badan lewat berbagai masalah yang bisa dirasakan saat pikiran mulai terbebani. Nggak hanya itu, tahu nggak kalau stres ternyata juga bisa mempengaruhi kesehatan area kewanitaan?

Biar nggak menyebabkan masalah berkepanjangan, kenalan dulu dengan tanda-tanda stres yuk!

Gejala Emosi yang Wajib Diwaspadai

(c) Shutterstock
(c) Shutterstock

Menurut jurnal The Impact of Stress on Health: Learning to Cope yang ditulis oleh Yvette C. Terrie, BSPharm, RPh, setiap individu mengalami tingkat stres dan ketahanan yang berbeda-beda. Kondisi tersebut sebenarnya bisa dideteksi lewat gejala emosi yang umum terjadi, seperti perasaan frustrasi, marah, mudah cemas, sulit fokus, merasa kesepian, hingga depresi. Beberapa orang bahkan mengalami kesulitan tidur ketika berada dalam situasi pikiran penuh beban.

Gejala Kognitif yang Biasa Terjadi

(c) Shutterstock
(c) Shutterstock

Selain gejala emosi, ada juga nih tanda-tanda stres yang bisa 'dibaca' dari beberapa gejala kognitif yang sering terjadi. Biasanya, mereka yang sedang mengalami kondisi penuh beban pikiran jadi sering lupa, pesimis, dan punya pandangan yang negatif baik itu tentang diri sendiri atau masalah lain yang ada di sekitar. Nggak hanya itu, stres juga sering menjadi salah satu penyebab seseorang membuat keputusan yang tidak baik atau salah.

Bisa Juga Melihat dari Gejala Perilaku

(c) Shutterstock
(c) Shutterstock

Terlalu banyak beban pikiran yang sedang dirasakan juga bisa membuat seseorang mengalami perubahan perilaku. Umumnya, stres bisa mengubah beberapa kebiasaan seperti nggak mau makan, menghindari tanggung jawab, dan sering menunjukkan sikap gugup. Jika sudah merasakan tanda-tanda ini, sebaiknya waspada dan mulailah mencari pertolongan seperti membagi beban dengan orang yang bisa dipercaya atau konsultasi dengan ahli.

Gejala Fisik yang Menyerang Tubuh

(c) Shutterstock
(c) Shutterstock

Dikutip dari jurnal yang sama, Yvette juga menuliskan jika stres bisa mempengaruhi kondisi kesehatan, lho. Beberapa gejala medis yang sering dialami saat stres antara lain sakit kepala, gangguan pencernaan, otot terasa pegal-pegal, hingga berat badan menurun.

Nggak hanya gejala yang dirasakan badan saja, khusus perempuan juga bisa merasakan gejala gangguan kesehatan di area kewanitaan. Stres ternyata juga bisa menjadi pemicu siklus menstruasi tidak teratur dan hingga keputihan.

Jangan anggap sepele masalah keputihan yang menyerang area kewanitaan, karena sering membuat kurang nyaman dan nggak percaya diri. Faktanya, 75% perempuan Indonesia pernah setidaknya sekali seumur hidup mengalami masalah di area kewanitaan. Sayangnya, masih banyak yang menganggap gejala gatal dan bau tak sedap tersebut sebagai masalah sepele. Padahal, bisa berpotensi menyebabkan kondisi yang lebih parah.

Jadi, penting untuk perempuan lebih memahami jika rasa gatal, panas, dan aroma tidak sedap yang muncul di area kewanitaan adalah gejala keputihan yang nggak normal dan berbahaya bagi organ reproduksi. Pahami juga pentingnya pencegahan dengan menjaga kebersihan area kewanitaan dengan cara yang tepat, misalnya dengan memperhatikan tisu yang sesuai untuk Miss V.

Penggunaan tisu kering bisa memang lebih praktis, tapi seratnya tidak cocok dan gampang rontok saat digunakan. Dalam kondisi basah, tisu kering rentan tertinggal di area kewanitaan yang menyebabkan gatal atau alergi. Saat penggunaan sabun kewanitaan sekalipun harus lebih diperhatikan agar tidak ada formula yang tersisa di area kewanitaan.

Membersihkan Miss V dengan tisu basah khusus memang lebih disarankan. Tapi, pastikan produk yang memiliki pH alami yang cocok untuk area intim, seperti yang dihadirkan oleh Lavish Wipes.

Lavish Wipes merupakan tisu yang memiliki pH alami sesuai dengan area kewanitaan. Dengan formulasi khusus yaitu tanpa parfum dan alkohol, produk ini bekerja untuk menjaga kebersihan intim perempuan, anti bakteri, anti bau tak sedap, dan aman digunakan untuk kulit sensitif sekalipun.

(c) Lavish Wipes
(c) Lavish Wipes

Saat menstruasi, Lavish Wipes juga membantu menjaga kebersihan area intim karena bisa mengurangi bau tak sedap, mencegah infeksi jamur dan bakteri, serta membuat area kewanitaan lebih segar selama menjalani aktivitas.

Kandungan Aloe Vera di dalamnya berperan untuk menjaga kelembapan dan keseimbangan pH alami di area Miss V. Ada juga Chamomile yang memiliki peranan sebagai zat antibakteri dan memberikan aroma segar alami.

Menariknya, Lavish Wipes hadir dalam kemasan sachet yang lebih mudah digunakan serta lebih higienis tanpa perlu cemas terkontaminasi sebelum dipakai. Temukan informasi selengkapnya tentang Lavish Wipes dengan follow Instagram @lavishwipes yuk! Kamu juga bisa mendapatkan Lavish Wipes di Alfamart seluruh Indonesia!