Studi Membuktikan, Fokus pada Protein saat Diet Justru Membuat Tubuh Makin Gemuk

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Menurunkan berat badan demi mendapatkan tubuh yang sehat sudah seharusnya dilakukan setiap orang, apalagi di masa pandemi saat ini di mana kesehatan menjadi suatu rezeki yang harus disyukuri dan dijaga dengan baik.

Salah satu cara menurunkan berat badan adalah dengan diet, mengatur pola makan yang sehat sehingg berat badan bisa turun dengan alami. Mengurangi karbohidrat yang lebih mudah diubah menjadi lemak dengan protein tentu sudah bukan aturan yang mengejutkan jika ingin diet.

Namun kamu tetap harus berhati-hati mengonsumsi protein karena penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Nutrition membuktikan bahwa terlalu banyak konsumsi protein justru akan rentan menggemuk.

Protein tetap akan jadi lemak jika porsinya berlebihan

ilustrasi Resep Ayam Jahe Kukus/copyright By Cheen (Shutterstock)
ilustrasi Resep Ayam Jahe Kukus/copyright By Cheen (Shutterstock)

Penelitian tahun 2015 oleh Pablo Hernández-Alonso dan timnya ini menunjukkan bahwa orang yang makanannya terdiri dari 20% protein atau lebih, terutama protein hewani, secara signifikan lebih rentah bertambah berat badan sebesar 10% dari berat badan awal dibandingkan dengan orang yang menjatah porsi proteinnya kurang dari 15%.

Jadi, meskipun protein itu lebih sehat dan lebih lama diproses oleh tubuh sehingga memicu tubuh untuk lebih banyak menggunakan lemak, namun jika tidak diperhatikan porsi konsumsi proteinnya, tentu saja tidak akan memberikan hasil diet yang diinginkan.

Jika ingin menurunkan berat badan yang baik, seimbangkan pola makan disertai dengan rutin olahraga ya Sahabat Fimela sehingga makanan yang masuk tidak tetap ditimbun menjadi lemak.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel