Studi: Mencoba 2 Jenis Latihan Berbeda Efektif Bantu Capai Tujuan Olahraga

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Jika Anda memiliki lebih sedikit motivasi untuk berolahraga karena hari-hari di tengah pandemi tampak kabur, penelitian menyarankan Anda untuk mengganti rutinitas olahraga Anda.

Orang yang mencoba dua atau lebih latihan berbeda sepanjang bulan lebih cenderung mencapai tujuan aktivitas fisik mereka, menurut sebuah studi dari NYU Rory Meyers College of Nursing.

Kunci untuk mendapatkan latihan yang memadai dimana untuk orang dewasa berarti 150-300 menit seminggu dengan intensitas sedang atau 75-150 menit seminggu untuk aktivitas fisik aerobik dengan intensitas kuat adalah memiliki variasi dalam rutinitas Anda.

Peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang dikategorikan sebagai "sangat aktif", yang berarti mereka melakukan lebih dari 300 menit aktivitas fisik intensitas sedang dalam seminggu, melakukan setidaknya dua jenis aktivitas berbeda dalam sebulan terakhir.

Mereka yang berada dalam kelompok paling aktif melakukan sampai lima jenis latihan berbeda dalam sebulan.

“Karena variasi yang lebih besar dari aktivitas berarti lebih dikaitkan dengan pedoman latihan, mencampur latihan Anda untuk memvariasikan jenis latihan dapat bermanfaat,” kata Susan Malone, penulis studi dan asisten profesor di NYU Rory Meyers College of Nursing dalam rilisnya.

Temuan ini sejalan dengan penelitian lain tentang motivasi olahraga. Sebuah studi dari tahun 2000 lalu menemukan bahwa orang yang mengikuti program olahraga yang mencakup berbagai jenis latihan memiliki kemungkinan 63% lebih tinggi untuk tetap pada rutinitas olahraga mereka setelah delapan minggu dibandingkan mereka yang tidak melakukan variasi latihan.

Mengapa lebih efektif?

Ilustrasi Berolahraga Credit: unsplash.com/Christine
Ilustrasi Berolahraga Credit: unsplash.com/Christine

Variasi dapat meningkatkan kegembiraan dan mengurangi kebosanan yang membuat orang lebih termotivasi untuk menindaklanjuti sebuah rencana.

Untuk studi yang lebih baru, para peneliti menganalisis pola aktivitas fisik lebih dari 9.000 orang dewasa AS dari Centers for Disease Control National Health and Nutrition Examination Survey.

Adapun jenis latihan yang ideal untuk dilakukan, menurut Panduan Aktivitas Fisik yang berlaku di AS menyarankan agar Anda melakukan aktivitas penguatan otot dengan intensitas sedang yang melibatkan semua kelompok otot utama setidaknya dua kali seminggu, selain latihan aerobik.

Misalnya, angkat beban, bekerja dengan resistance band, melakukan latihan push up, atau bahkan membawa benda berat. Latihan aerobik mencakup hal-hal seperti jalan cepat, berenang, atau bermain tenis ganda.

Dalam studi NYU, latihan paling populer yang dilakukan orang adalah berjalan kaki, bersepeda, menari, berjalan di treadmill, berlari, dan angkat beban.

Reporter: Priscilla Dewi Kirana