Studi: Ukuran Mr P Ternyata 'Kunci' Pemuas di Ranjang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Banyak pria yang penasaran apakah besarnya ukuran organ intim memengaruhi kepuasan pasangan di ranjang. Faktanya, studi terbaru menemukan kaitan antara ukuran Mr P dan kepuasan saat bercinta.

Hal itu terlihat dari studi yang dipantau oleh King's College, London terhadap dua belas pasangan. Dalam penelitian itu, akhirnya terjawab seberapa besar peran ukuran Mr P saat sesi bercinta dan melecut gairah para perempuan.

Dikutip dari laman Daily Star, para ilmuwan meminta 12 pria yang mengambil bagian dalam penelitian untuk mengurangi kedalaman penetrasi saat bercinta. Hal itu dilakukan dengan menempatkan berbagai cincin silikon yang berbeda di sekitar pangkal penis mereka.

Cincin tersebut dirancang untuk tidak membuat perbedaan atau untuk mengurangi penetrasi satu inci, 1,5 inci, dan 2 inci. Peserta diminta untuk berhubungan seks tiga, empat atau lima kali dengan selalu memakai cincin rancangan itu.

Di satu sisi, para wanita dapat menilai seberapa memuaskannya sesi intim dan hubungan emosional tersebut dengan skala 0 sampai 100. Namun, mereka tak diberitahu ukuran cincin yang dipakai di organ intim pasangannya.

"Kami mulai dengan premis bahwa kedalaman penetrasi tidak akan menjadi masalah bagi kebanyakan wanita. Kami menemukan bahwa mengurangi kedalaman penetrasi satu inci menyebabkan penurunan yang bermakna secara statistik dalam jumlah kesenangan yang dialami," ujar penulis utama studi, David Veale.

"Semakin lama penis ereksi semakin kecil kemungkinan cincin berdampak pada kenikmatan seksual," kata dia.

Namun, lanjut David, ada berbagai tanggapan individu dengan minoritas wanita yang melaporkan bahwa mengurangi kedalaman penetrasi lebih menyenangkan pada beberapa kesempatan. Untuk itu, ukuran Mr P memengaruhi kenikmatan seksual bagi sebagian wanita, meski sebagian lainnya tak merasakan kaitan erat akan hal tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel