Style Staf Dinas Pariwisata Medan Kenakan Pakaian Adat saat Apel Perdana 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Medan Pemandangan tidak biasa terlihat dari di pelataran Pendopo Lapangan Merdeka. Seluruh staf Dinas Pariwisata Kota Medan ramai mengenakan pakaian adat dari berbagai etnis dalam rangka apel perdana, Senin (4/1/2021).

Apel sekaligus deklarasi kesiapan industri pariwisata Medan di era Adaptasi Kebiasaan Baru dengan melaksanakan penerapan protokol kesehatan CHSE atau K4 yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environmental Sustainability (Keberlangsungan Lingkungan) sebagaimana yang sedang dikampanyekan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Apel dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono. Apel bertujuan mengajak seluruh industri pariwisata untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan CHSE atau K4 yang sedang dikampanyekan Kemenparekraf RI.

Tampak hadir dalam apel tersebut para pengurus Asosiasi Industri Pariwisata Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ketua Yayasan Istana Maimun, mewakili Sanggar Budaya dan Tari di Kota Medan, dan mewakili tokoh budaya.

Agus mengucapkan terima kasih kepada seluruh asosiasi yang ada di Medan khususnya, Sumut umumnya, atas sinergitas yang selama ini dibangun bersama dalam memajukan pariwisata yang ada di Kota Medan, dalam memberikan manfaat bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Semoga di tahun mendatang hubungan kerja sama ini dapat lebih baik lagi dalam meningkatkan kinerja kita agar bisa lebih baik lagi," ucap Agus.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tantangan dan Hambatan

Apel bertujuan mengajak seluruh industri pariwisata untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan CHSE atau K4 yang sedang dikampanyekan Kemenparekraf RI.
Apel bertujuan mengajak seluruh industri pariwisata untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan CHSE atau K4 yang sedang dikampanyekan Kemenparekraf RI.

Diterangkan Agus, pencapaian yang diraih di tahun sebelumnya dengan tantangan dan hambatan yang luar biasa, tentunya membawa dampak positif. Dinas Pariwisata Kota Medan bersama Asosiasi Industri Pariwisata terus bekerja keras untuk meningkatkan industri pariwisata di masa pandemi Covid 19 dengan melahirkan Medan Creative Market.

"Terus bekerja keras, kita tingkatkan terus pariwisata Medan, baik di Kota Medan, Provinsi Sumut, serta di nusantara. Semoga industri yang ada semakin maju dan lebih baik lagi," harap Agus.

Kegiatan apel dan deklarasi tersebut juga turut dimeriahkan dengan penampilan Tarian Ahoi oleh seluruh seluruh jajaran Dinas Pariwisata Kota Medan. Tarian Ahoi merupakan Tarian Khas Kota Medan yang mengkolaborasikan musik dan lagu Melayu dengan sejumlah tarian di Sumut.

Saksikan Video Menarik Berikut ini: