Suami Istri Ini Beri Nama 11 Anak Mereka Hanya dengan Variasi 4 Huruf

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Tak sedikit orang tua masa kini yang memberikan nama unik kepada anak-anak mereka. Hal ini juga dilakukan oleh sepasang suami istri yang telah menamai 11 anak mereka menggunakan variasi dari empat huruf yang sama.

Pasangan suami istri Gwenny Blanckaert dan Marino Vaneeno, dari Belgia, hanya menggunakan huruf A, E, L dan X untuk memberikan nama kepada 11 anak mereka.

Anak tertua bernama Alex berusia 13 tahun, diikuti oleh Axel 12 tahun, Xela 11 tahun, Lexa 10 tahun, Xael 9 tahun, Xeal 8 tahun, Exla 5 tahun, Leax 4 tahun, Xale 2 tahun, Elax 1 tahun, dan Axle 6 bulan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Variasi 4 Huruf

foto: Facebook Gwenny Blanckaert
foto: Facebook Gwenny Blanckaert

Pasangan itu sedang menantikan bayi ke-12 mereka yang akan lahir pada pada April 2022. Dua tahun lalu, Gwenny, mengatakan kepada HLN bahwa mereka menamai putra sulung mereka dengan nama ayah tiri Marino karena menurut mereka nama itu indah.

"Nama anak kedua kami menjadi Axel dan setelah itu kami mulai bingung," lanjutnya.

Dia kemudian menambahkan, "Kami menyadari bahwa itu adalah huruf yang sama, jadi kami memutuskan untuk melanjutkan seperti ini."

Tak Berencana Memiliki Anak Lagi

Ilustrasi melahirkan bayi (pixabay.com)
Ilustrasi melahirkan bayi (pixabay.com)

Awal bulan ini, Gwenny mengatakan kepada media Belanda De Stentor bahwa pasangan itu bersemangat saat mereka menunggu kelahiran anak mereka yang berikutnya.

Empat huruf memungkinkan mereka dapat membuat 24 nama depan yang berbeda tetapi Gwenny dan Marino, mengatakan tidak berencana untuk memiliki anak lagi setelah itu.

"Sejak awal kami telah menetapkan standar di dua belas. Dan kami akan tetap berpegang pada itu," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel