Suami Meninggal Karena COVID-19, Seorang Ibu Hidupi Ketiga Anaknya dengan Cara Ini

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Setiap orangtua pastinya selalu berusaha untuk membahagiakan anak-anaknya, karena kasih orangtua pada anaknya tak lekang oleh waktu. Terutama seorang ibu yang senantiasa berjuang menjadi sosok terbaik bagi anak-anaknya.

Maka dari itu, sosok seorang ibu pasti selalu ingin memberikan yang terbaik dan selalu berusaha menjadi sosok penting dalam kehidupan anak-anaknya, terutama ketika anak-anak sudah kehilangan sosok ayah karena berbagai macam hal.

Hal tersebut dilakukan oleh seorang wanita yang jadi orangtua tunggal bagi ketiga anaknya lantaran suaminya baru saja meninggal karena COVID-19. Bahkan, ibu ini rela melakukan apapun demi anak-anaknya agar tidak kelaparan.

Kisah mengharukan ini cukup menyita perhatian publik karena potret miris keluarga tersebut. Melansir dari Merdeka.com pada Kamis (9/9), berikut ulasan cerita selengkapnya.

Suami meninggal karena COVID-19

Ilustrasi ibu dan anak sedih/Copyright shutterstock.com/g/oduaimages
Ilustrasi ibu dan anak sedih/Copyright shutterstock.com/g/oduaimages

Wanita berusia 39 tahun yang diketahui bernama Sobhikha ini bisa dibilang merupakan wanita tangguh. Ia memiliki 3 anak dan saat ini dirinya harus menjadi single-parent lantaran dirinya baru saja ditinggal suaminya meninggal karena COVID-19.

Karena hal ini, seperti dijelaskan dalam unggahan akun Instagram @rumahyatim, ia harus menghidupi ketiga anaknya sendirian.

“Sekarang ibunya lagi berjuang buat menghidui 3 anak ini,” tulis keterangan dalam video unggahan akun Instagram @rumahyatim.

Rela hanya dibayar Rp12 ribu

Ilustrasi uang penghasilan Ibu Sobikha/Shutterstock.com/David Reza Aditya
Ilustrasi uang penghasilan Ibu Sobikha/Shutterstock.com/David Reza Aditya

Sobhikha rela melakukan pekerjaan apapun demi menghidupi ketiga buah hatinya. Bahkan saat ini, ia menjadi buruh setrika demi mendapatkan penghasilan untuk biaya hidup keluarganya tersebut.

Perlu diketahui, penghasilannya sangat jauh dari kata cukup, ia hanya mendapatkan upah sebesar Rp12 ribu saja setiap harinya. Lantaran hal tersebut, wanita malang itu kerap kali harus menahan rasa lapar karena ia lebih mengutamakan anak-anaknya terlebih dahulu.

Terkadang, ketiga anak yatim ini juga harus menahan lapar jikalau ibunya sedang tidak ada panggilan untuk bekerja.

Respons warganet

Ilustrasi respons warganet terhadap kisah ibu Sobikha/Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi respons warganet terhadap kisah ibu Sobikha/Credit: pexels.com/pixabay

Kisah mengharukan dari ibu yang harus jadi orangtua tunggal tersebut kemudian berhasil membuat para warganet di media sosial menaruh rasa simpati. Bahkan banyak dari mereka yang kemudian mendoakan Sobhikha dan juga ketiga buah hatinya.

“Ya Allah permudahkanlah urusan mereka,” tulis @indahkomala63 dalam unggahan tersebut.

“Semoga ibu Sobikha dan juga buah hati mendapatkan rezeki dan juga selalu dalam lindungan Allah SWT,” timpal @adtybill.

“Izin share yah, makasihh,” ujar @sebuahcitra.

Penulis: Chrisstella Efivania

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel