Suami Siaga, Andhika Pratama Rela Menganggur

TEMPO.CO, Jakarta-Sebagai calon ayah, Andhika Pratama berusaha terus menjaga sang istri yang sedang hamil besar. Andhika mengaku sangat berusaha menjadi suami siaga. "Saya itu berusaha menjadi bapak siaga. Walau nggak tau sebenarnya bapak siaga itu bagaimana," katanya sambil tertawa di FX Senayan, Jakarta pada 23 Oktober 2012.

Menurut Andhika, ia berusaha akan mejaga keamanan sang istri, khususnya akhir-akhir ini karena hanya dalam beberapa minggu lagi, anak pertamanya lahir. Salah satu yang dilakukan Andhika adalah membatalkan pekerjaannya ke Surabaya pada November depan.

Menurut Ussy Sulistyawati, sang istri, Andika rela menjadi pengangguran sementara pada November nanti demi mendampinginya melahirkan. "Dia tuh ada acara di Surabaya selama sebulan. Tapi akhirnya dia tolak karena aku juga kira-kira dua atau tiga minggu lagi sudah akan melahirkan," kata Ussy.

Walau sebagai ayah baru, Ussy mengaku yakin suaminya sudah cukup banyak belajar bagaimana merawat bayi. Karena ketika mereka masih pada tahap pacaran, Andhika cukup membantu Ussy dalam merawat anak Ussy hasil pernikahannya sebelumnya.

"Sejak kita pacaran pun dia sudah belajar bagaimana ganti popok dan merawat bayi. Kebetulan bayi aku dulu baru berumur sekitar 6 bulan," katanya.

MITRA TARIGAN

Baca juga:

Iron Man 3 Meluncur Mei 2013

Tayang Perdana, Tiket Film Besutan Riri Riza Ludes

Novel Amba Laksmi Pamuntjak Dibedah di Bandung

Titi Qadarsih Berperan Lumpuh tanpa Bicara

Bermain Karawitan Tanpa Melihat

Max Cavalera Nyanyikan Hymne Sepak Bola

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.