Suara dari Bawah, MWC NU se-Jakarta Pusat Solid Dukung Gus Jazil

Hardani Triyoga
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dukungan mengalir untuk Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Jazilul Fawaid yang maju sebagai calon ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta. Dukungan salah satunya disampaikan Forum Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Jakarta Pusat.

Deklarasi dukungan disampaikan Forum Ketua MWC NU Jakarta Pusat dalam acara silaturahmi dengan Jazilul atau yang biasa disapa Gus Jazil. Mereka saat itu meminta agar PCNU Jakarta Pusat memberikan dukungan kepada Gus Jazil pada Konferensi Wilayah (Konferwil) PWNU pada 2 April 2021.

”MWC NU se-Jakarta Pusat sudah clear, kita akan mendukung apa yang akan dilakukan KH Jazilul Fawaid karena alasannya lebih realistis, programnya lebih menyentuh dari mulai tingkat ranting dan MWC," kata Ketua MWC NU Tanah Abang Aliet Kustizar, dalam keterangannya, Kamis, 25 Maret 2021.

Aliet menyampaikan Forum Ketua MWC sudah menjaring aspirasi suara pengurus di tingkat ranting sebelum mengambil keputusan mendukung Gus Jazil. "Memang kita MWC tidak punya hak suara untuk menentukan pilihan, tapi ini suara dari bawah," sebut Aliet.

Hal senada disampaikan, Ketua MWC NU Menteng, Sumakmur . Ia mengatakan dari visi misi beberapa bakal calon yang maju dalam Konferwil, figur Gus Jazil yang jadi perhatian. Menurutnya, 8 MWC NU se-Jakarta Pusat sepakat mendukung Gus Jazil.

”Setelah kami berembuk, melihat dari figur, background, kami memang cenderung semua bersepakat untuk mengarah ke satu nama. Bukan cuma daripada kualifikasi, tapi ya itu insha Allah ini mendapatkan ridha Allah pada Jazilul Fawaid," ujarnya.

Dia menyampaikan alasan lain mendukung Gus Jazil karena politikus PKB itu menyatakan siap mengurus NU DKI. "Beliau juga background, skill-nya jelas bahwa dari track record ke-NU-annya tidak disangsikan lagi daripada calon-calon yang lain,” tuturnya.

Rekomendasi dukungan disampaikan dengan pernyataan Bersama yang ditandatangani seluruh ketua MWC NU se-Jakarta Pusat. Selain Tanah Abang dan Menteng, ada Ketua MWC NU Sawah Besar Moh Ihsan, Ketua MWC NU Gambir Sumiaji, Ketua MWC NU Cempaka Putih Masrukhin, Ketua MWC NU Senen Zainudin, dan Ketua MWC NU Johar Baru Sudarsono.

Sementara, hanya Ketua MWC NU Kemayoran Rowidin yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut. namun dia mengikuti kesepakatan dari Forum Ketua MWC NU se-Jakarta Pusat.

Sementara, Gus Jazil menyatakan niatnya maju sebagai calon ketua PWNU DKI karena merasa terpanggil untuk melakukan pembenahan. Menurut dia, NU DKI selama ini gaungnya jauh masih tertinggal dibandingkan wilayah lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan beberapa wilayah lain.

"Saya bilang NU DKI ini tempat pengabdian, bukan ladang berpolitik. Kalau berpolitik jangan gunakan NU karena ini sesuatu yang dilahirkan oleh para alim ulama, jadi sangat mulia,” ujar Gus Jazil.