Suasana Warga Semarang Gelar Salat Id di Tengah PandemI COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga di Kota Semarang hari ini melaksanakan salat Idul Fitri 1422 Hijriah, Kamis 13 Mei 2021, di berbagai tempat. Berbeda dari biasanya, pada pelaksanaan Salat Id tahun ini masih dalam situasi pandemi. Sehingga warga menjalankan ibadah salat Id sesuai protokol kesehatan.

Meski Kota Semarang masih masuk dalam zona oranye, namun Wali Kota Semarang beberapa waktu lalu tetap meminta warga menjalankan salat Id. Namun pelaksanaannya dilakukan di lingkungan masing-masing. Dengan tujuan supaya tempat salat bisa tersebar, sehingga tidak terjadi kerumunan dan protokol kesehatannya lebih terkontrol.

"Semua musala dan masjid yang ada di kampung saya minta untuk mengadakan salat Id, supaya pilihannya yang dekat itu banyak. Ini untuk mencegah potensi kerumunan di satu atau dua titik salat di tempat terbuka," ungkapnya.

Dari pantauan hari ini, di sejumlah kampung mengelar salat di lingkungan masing-masing. Seperti terpantau di RW 8 Kelurahan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang.

Warga Perumahan Villa Tembalang menggelar salat dengan memanfaatkan jalan di depan masjid kompleks. Hal itu dilakukan supaya warga yang salat bisa leluasa menjaga jarak mengingat yang ikut salat Id cukup antusias. Jamaah saat wajib memakai masker dan disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun.

Ketua RW 8 Kelurahan Bulusan Tembalang Kota Semarang, Taufik mengatakan, ini untuk pertama kalinya dilakukan salat Id berjemaah di kompleks perumahannya.

"Tahun lalu sebagian besar warga salat Id di rumah. Sekarang kita lakukan di sini supaya jemaah salat Id tidak terkonsentrasi dalam satu tempat yang berpotensi kerumunan," jelasnya.

Sementara takmir masjid setempat, Suharnomo mengatakan, semua jemaah yang hadir harus melaksanakan protokol kesehatan. "Warga harus tertib melaksanakan salat Id dengan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, membawa sajadah sendiri, dan menjaga jarak," jelasnya.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/TvOne