Subholding Gas Pertamina Luncurkan Aplikasi Monitoring Penyaluran Gas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) melalui Suholding Gas dan afiliasi PT Pertamina Gas (Pertagas) meluncurkan sistem dashboard monitoring yang perdana digunakan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang pada Kamis, 2 September 2021. Peluncuran ini sekaligus memperingati Hari Pelanggan Nasional 2021 yang jatuh pada Sabtu (4/9/2021) hari ini.

Dengan sistem dashboard monitoring, pelanggan Pertagas dapat memonitor data penyaluran minyak dan gas bumi secara real time.

Manager Market Development Pertagas Eryanto Soelarso mengungkapkan, sebelumnya Pertagas terlebih dahulu melaksanakan kegiatan customer insight secara deep interview untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pelanggan.

Dari hasil interview, diketahui harapan-harapan pelanggan, salah satunya kebutuhan memonitor penyaluran gas secara mudah dan cepat tanpa jeda waktu.

"Kami kemudian berinovasi membuat tools dashboard monitoring yang sebelumnya menggunakan VPN menjadi web based melalui kerjasama dengan Subholding Gas," ujar Eryanto, Sabtu (4/9/2021).

Inovasi dashboard monitoring ini disambut baik oleh Pusri. VP Operasi Pusri IIB Andri Azmi mengatakan, kehadiran dashboard monitoring memudahkan Pusri dalam memonitor penyaluran gas.

"Dengan adanya dashboard monitoring dari Pertagas, sangat memudahkan kami sebagai produsen dalam memonitor penyaluran gas untuk pabrik-pabrik kami. Sistem ini sangat nyaman karena mudah diakses dimana saja, mirip dengan yg ada di e-commerce," ungkapnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sebelumnya

Pabrik PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) yang memproduksi pupuk urea (Dok. Humas Pusri / Nefri Inge)
Pabrik PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) yang memproduksi pupuk urea (Dok. Humas Pusri / Nefri Inge)

Azmi menambahkan, sebelumnya data penyaluran gas dari Pertagas hanya dapat diakses 2 jam sekali. Kini, Pusri bisa melihat data real time tanpa jeda waktu sehingga pengelolaan pabrik menjadi lebih efisien.

"Sekarang kami sudah tidak khawatir akan jeda waktu data. Karena sekarang kami bisa melihat data secara real time dan disesuaikan dengan kondisi pabrik yang sedang berjalan," sebut Azmi.

Sistem dashboard monitoring ini memanfaatkan aplikasi SIPGAS milik PGN sebagai Subholding Gas Pertamina. Selain Pusri, sistem dashboard monitoring akan mulai diperkenalkan pada key customer Pertagas lainnya seperti Petro Kimia Gresik dan PLN.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel