Sudah 11 Ribu Pengunjung yang Penuhi Ragunan Jaksel

·Bacaan 3 menit

VIVA – Memasuki hari ketiga hari raya Idul Fitri, tempat wisata Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan sejak Sabtu pagi 15 Mei 2021 warga yang ber KTP DKI Jakarta berbondong-bondong mengunjungi tempat wisata ini.

Pantauan VIVA di lokasi pagi tadi, para warga sudah berdatangan memadati Ragunan. Jumlahnya pun mengalami kenaikan dari hari kemarin saat ini mencapai belasan ribuan.

“Data pukul 11 ya siang ini dibandingkan dengan hari kemarin cukup berbeda ya, hari ini alhamdulillah pengunjung semakin meningkat,sampai siang ini sudah mencapai sebelas ribuan pengunjung, dibandingkan hari kemarin,” kata Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang ketika ditemui di lokasi, Sabtu,15 Mei 2021

Meski begitu, pengelola Ragunan tetap melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat, seperti melakukan pengecekan suhu tubuh kepada para pengunjung, mencuci tangan dan mengimbau kepada para pengunjung untuk tetap mengenakan masker serta menjaga jarak.

“Dan tentunya kita menjaga prokes yang sangat ketat,” imbuhnya

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama salah satu pengunjung Ragunan, Sumarni mengungkapkan dirinya datang bersama keluarga secara rutin dari tahun ke tahun, dan kali ini datang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

“Berkunjung ke Ragunan itu sudah setiap tahunnya,untuk protokol di sini sangat tertib,kalau untuk penularan covid19 yaa tentu kita juga menjaga jarak dengan orang lain aja,” ungkpa Sumarni Pengunjung Asal Jakarta Utara ini yang datang bersama keluarganya

Hingga siang ini, Ragunan mencatat sebanyak sebelas ribuan warga sudah berkunjung ke Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta Selatan.

Sebelumnya diberitakan, Pada lebaran Idul Fitri 1442 H hari kedua ini, Jumat 14 Mei 2021, Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat Ibu Kota menghabiskan waktu libur.

Taman Margasatwa Ragunan beroperasi saat larangan mudik pada masa libur lebaran. Sampai Jumat siang ini, Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang menyebut sudah ada 2.460 pengunjung yang datang.

"Data pukul 9 ya pagi ini, ada 2.460 pengunjung. Kemungkinan masih akan terus berjalan pengunjung masih banyak yang masuk nih ya," kata dia di lokasi, Jumat 14 Mei 2021.


Jumlah ini masih bisa bertambah. Namun, ia memastikan tetap ada pembatasan. Sebab, dalam masa pandemi COVID-19, pihaknya melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Hal ini sesuai surat edaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal jumlah pengunjung dibatasi 30 persen dari kondisi normal.

"Batasan pengunjung adalah 30 persen ya sesuai surat edaran bapak gubernur nomor 5 tahun 2021, 30 persen dari kondisi normal," kata dia.

Dirinya menyebut, pada hari lebaran biasanya jumlah pengunjung yang datang bisa mencapai 100 ribu. Maka, jika jumlah tersebut dibatasi 30 persen, maka jumlah pengunjung yang hanya bisa masuk berkisar di angka 30 ribu orang.

Pengunjung yang bisa masuk ke Taman Margasatwa Ragunan, hanya mereka yang mempunyai KTP DKI Jakarta. Selain itu, orang-orang yang tidak mempunyai KTP DKI Jakarta tidak diperkenankan masuk.

"Kondisi normal pengunjung di lebaran itu kisarannya 100 ribu, jadi kalau kita asumsikan 30 persen dari 100 ribu, jadi 30 ribu. Hari ini maksimal 30 ribu (pengunjung). Bahwa pengunjung wajib memenuhi prokes ya utama, memakai masker, menjaga jarak, lalu mencuci tangan, itu tiga hal penting. Kemarin pengunjung yang datang ke Ragunan adalah yang ber KTP DKI Jakarta," katanya.

Sementara itu, berdasar pantauan petugas keamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dishubtrans DKI Jakarta bersiaga guna mengantisipasi kerumunan. Para pengunjung diminta mencuci tangan dan dicek suhunya sebelum masuk. Namun, tak bisa dipungkiri masih ada saja warga yang membandel.

Dalam beberapa kesempatan, didapati warga membuka maskernya sampai-sampi harus ditegur petugas. Warga juga nampak tidak sepenuhnya menjaga jarak.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel