Sudah 780 Kasus Cacar Monyet di Berbagai Negara, WHO Naikkan Status Wabah jadi Sedang

Merdeka.com - Merdeka.com - Kasus cacat monyet yang ditemukan di negara bukan endemik penyakit tersebut terus bertambah. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan 780 kasus cacar monyet yang telah terkonfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Sebanyak 780 kasus ini dilaporkan di 27 negara non endemik. Dengan bertambahnya kasus cacar monyet, WHO menaikkan tingkat risiko global wabah ini menjadi sedang.

WHO menyampaikan angka terbaru itu kemungkinan terlalu kecil karena informasi epidemiologis dan laboratorium yang terbatas.

"Sangat mungkin negara lain akan mengidentifikasi kasus-kasus berikutnya dan akan ada penyebaran virus lebih lanjut," jelas WHO, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (7/6).

Beberapa rawat inap pasien cacar monyet juga dilaporkan, di samping pasien yang menjalani isolasi mandiri.

WHO mendata beberapa negara non endemik yang melaporkan paling banyak kasus cacar monyet seperti Inggris (207), Spanyol (156), Portugal (138), Kanada (58), dan Jerman (57).

Selain Eropa dan Amerika Utara, kasus cacar monyet juga dilaporkan di Argentina, Australia, Maroko, dan Uni Emirat Arab.

Satu kasus cacar monyet yang ditemukan di negara non endemik dianggap sebagai wabah.

"Meskipun risiko saat ini terhadap kesehatan manusia dan masyarakat umum tetap rendah, risiko kesehatan masyarakat dapat menjadi tinggi jika virus ini memanfaatkan peluang untuk mengembangkan dirinya di negara-negara non-endemik sebagai patogen manusia yang tersebar luas," jelas WHO.

"WHO menilai risiko di tingkat global sedang mengingat ini adalah pertama kalinya banyak kasus dan klaster cacar monyet dilaporkan secara bersamaan di negara non-endemik dan endemik."

WHO mengatakan tidak ada kematian yang dilaporkan akibat cacar monyet di negara non endemik ini, namun kasus dan kematiana terus dilaporkan dari negara endemik. Negara endemik cacar monyet yaitu Kamerun, Republik Afrika Tengah, Kongo, Republik Demokratik Kongo, Nigeria, Liberia, Sierra Leone, Gabon, dan Pantai Gading, serta Ghana di mana kasus cacar monyet hanya ditemukan pada hewan. Dari sejumlah negara ini, 66 kematian dilaporkan dalam lima bulan pertama 2022. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel