Sudah ada delapan ribu lebih cheater Valorant yang diban Riot

Redzi Arya Pratama

Riot benar-benar menindak tegas para cheater di game baru mereka, Valorant. Baru-baru ini sebuah fakta mengejutkan diumumkan pihak Riot.

Pamor Valorant semakin hari semakin menggila. Game ini sukses mengambil hati para penggila FPS. Bahkan cukup banyak player CS:GO yang berhijrah ke game satu ini.

Spesialis bidang anti-cheat data di Riot, Phillip Koskinas, mengungkapkan ini secara lansung. Ia mengaku dirinya bersama developer Valorant sudah menindak tegas para cheater.

“Pada dunia Valorant sudah berkurang setidaknya 8873 cheater dan membuat kita semua memperhatikan itu. Tolong terus berhati-hati ketika melakukan perjalanan dimensi ke Valorant,” jelas Koskinas dikutip Dot Esports.

Teknologi pendeteksi cheating Riot, Vanguard, sebelumnya sudah menjadi kontroversi seiring perilisan Valorant. Software ini memang memberikan proteksi yang tak bisa ditembus, menghetikan software berbahaya yang ingin masuk. Tapi juga memperlambat isu-isu lain.

Sebut saja sering diskonek, masalah driver, frame drops, dan itu jelas menyulitkan komunitas.

Tak ayal, masih banyak pe-er yang harus diselesaikan developer Valorant jika ingin game ini kian menjadi buah bibir.

BACA JUGA: Godsent masuki esports Valorant dengan hadirkan tim wanita pertama