Sudah Cukup Diberi ASI, Berat Badan Bayi Tidak Bertambah

Rochimawati, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Idealnya setiap bayi yang baru lahir diberikan ASI selama enam bulan pertama. ASI merupakan sumber asupan nutrisi dan antioksidan yang meningkatkan kekebalan, yang melindungi mereka dari penyakit dan membantu mereka tumbuh.

Dalam beberapa kasus,ketika bayi diberi ASI dengan baik, berat badan mereka bertambah secara perlahan atau tidak konsisten. Hal ini membuat sebagian besar orang tua khawatir jika anaknya kurang gizi. Lantas apa yang perlu diperhatikan?

Sebenarnya, tidak ada pola pasti untuk penambahan berat badan. Semua bayi bertambah berat badan dengan cara yang berbeda, tetapi dalam pola yang konsisten hal itu dapat membantu Anda melacak perkembangannya. Setelah lahir, bayi kehilangan 10 persen berat badannya pada minggu pertama, yang akan naik kembali setelah satu atau dua minggu.

Selama tiga bulan berikutnya, berat badan bayi akan bertambah sekitar 30 gram setiap hari jika diberi ASI dengan baik. Setiap bayi berbeda dan berat badan seseorang akan bertambah sulit untuk dinilai. Tetapi pertumbuhan yang lambat atau tidak konsisten pasti menunjukkan bahwa mereka tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.

Dilansir dari laman Times of India, setiap bayi yang baru lahir harus diberi ASI dengan baik setiap 2 sampai 3 jam. Secara umum, untuk menambah berat badan, total asupan kalori bayi harus lebih besar dari pengeluaran kalorinya.

Ada beberapa alasan mengapa berat badan bayi Anda tidak bertambah secara konsisten dan tiga alasan terpenting adalah:

Tidak mengonsumsi cukup kalori

Sumber utama kalori untuk bayi adalah ASI dan ketika mereka tidak mendapatkan cukup kalori, perkembangannya melambat. Hal ini dapat terjadi karena alasan seperti pelekatan yang buruk, jarang menyusui, sesi menyusui yang singkat dan suplai ASI yang tidak mencukupi.

Maka dari itu, beri makan bayi Anda secara berkala dan perlu diingat bahwa seiring waktu sesi menyusui akan berkurang. Jika Anda tidak menghasilkan ASI yang cukup atau tidak dapat menempel dengan benar, konsultasikan dengan dokter. Mereka dapat membantu mengatasi komplikasi ini.

Tidak menyerap nutrisi

Dalam beberapa kasus bahkan ketika bayi diberi makan dengan baik, perkembangannya lambat. Ini bisa terjadi jika mereka tidak mampu menyerap nutrisi dari susu karena beberapa kondisi kesehatan yang mendasarinya. Misalnya Gastroesophageal reflux (GERD) atau alergi makanan atau sensitivitas makanan dapat menyebabkan gangguan dalam penyerapan nutrisi.

Mereka mungkin akan muntah tepat setelah sesi menyusui. Jangan menunda dan segera konsultasikan ke dokter anak dalam kasus seperti itu.

Membakar terlalu banyak kalori

Semua kalori yang dikonsumsi bayi digunakan untuk menjaga fungsi vital tubuh atau disimpan sebagai lemak. Mereka tidak melakukan sesuatu yang khusus yang dapat membantu mereka membakar terlalu banyak kalori.

Tetapi beberapa bayi membutuhkan kalori karena mereka dengan cepat memetabolisme kalori yang dikonsumsi. Dalam kasus kelahiran prematur, penyakit jantung, atau masalah pernapasan, bayi membutuhkan lebih banyak kalori dari biasanya.

Lalu, kapan mencari bantuan? Dalam kasus pertumbuhan yang lambat, konsultasikan dengan dokter. Mereka mungkin mengevaluasi situasinya dan mungkin merekomendasikan tindakan efektif untuk mengatasi masalah. Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu bayi Anda menambah berat badan.