Sudah Setubuhi Pacar tapi Menolak Menikahi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Budi

TRIBUNNEWS.COM, KUALA TUNGKAL - Eko Saputra (26) tak berkutik ketika ditangkap polisi di rumahnya.

Warga Jalan Agus Ngenot RT 24, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, ditangkap pada Sabtu (2/2/2013) karena diduga berbuat cabul terhadap pacarnya, HP (16).

Kasubag Humas Polres Tanjab Barat AKP Hotmaida S mengatakan, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai sales sepeda motor, melakukan aksi bejatnya di Jalan Parit Lapis, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir pada 30 Januari 2012 sekitar pukul 21.00 WIB.

"Saat itu, tersangka mengajak korban jalan-jalan, yang dijemputnya di depan Lorong Peternakan. Tersangka mengarahkan sepeda motor ke arah Parit Lapis," ungkap Hotmaida, Senin (4/2/2013).

Tersangka, lanjutnya, memakirkan kendaraan di tempat sepi, dan memaksa korban melakukan hubungan intim, tapi korban menolak. Saat tersangka menjalankan aksinya, warga sekitar TKP datang menggerebeknya.

Setelah diamankan warga, papar Hotmaida, tersangka dan korban dibawa ke rumah warga, dengan memanggil pihak kedua keluarga, dan berjanji untuk menikahkan keduanya.

Hanya, hingga saat ini Eko tidak memenuhi janjinya kepada keluarga korban. Sehingga, ia dilaporkan pada Jumat (1/2/2013) lalu oleh Mastaniah (51), orangtua korban.

Berdasarkan laporan keluarga korban, aparat Polres Tanjab Barat kemudian menindaklanjutinya. Sedangkan paman korban menjelaskan, tersangka dan korban sudah berpacaran hampir dua tahun.

Eko dijerat pasal 81 ayat 2 dan pasal 82 UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman paling lama 15 tahun, dan paling singkat tiga tahun penjara. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.