Sudah Terbang ke Indonesia, Bek Asing Arema FC Pasti Absen di Laga Pekan Pertama BRI Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Teka-teki siapa pemain asing terakhir Arema FC mulai menemukan titik temu. Nama bek asal Portugal, Sergio Silva, yang selama ini jadi kandidat kuat sudah melakukan perjalanan menuju Indonesia.

Sebelumnya, mantan pemain klub Liga 2 Portugal, Feirense, ini sempat tertahan di Turki karena belum bisa masuk ke Indonesia lantaran masih dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Melalui story dalam Instagram miliknya, Sergio menuliskan on the way Indonesia. Sepertinya manajemen Arema FC sudah bisa memberi permohonan izin kerja untuk Sergio agar bisa masuk ke Indonesia.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, sempat mengatakan jika pemain asing baru bisa ke Indonesia setelah PPKM Darurat berakhir. Pihak imigrasi masih menutup akses bagi warga asing.

Sayangnya, Arema FC belum memberikan komentar mengenai bek berusia 27 tahun itu. Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengaku jika dia baru bisa berkomentar setelah manajemen sudah meresmikannya.

Dipastikan Tidak Bermain di Laga Perdana

Pelatih Arema, Eduardo Almeida saat memimpin latihan di lapangan Ketawang, Kabupaten Malang (Iwan Setiawan/Bola.com).
Pelatih Arema, Eduardo Almeida saat memimpin latihan di lapangan Ketawang, Kabupaten Malang (Iwan Setiawan/Bola.com).

Satu hal yang pasti, pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, menganggap persoalan pemain baru ini tergantung pihak imigrasi. Jika sudah dibuka, tentu pemain asing itu bisa bergabung.

Namun, dipastikan sang pemain harus absen dalam laga pertama BRI Liga 1 2021/2022. Sang pemain harus menjalani karantina terlebih dulu. Jadi Sergio tidak bisa langsung beradaptasi dengan tim.

Padahal BRI Liga 1 bakal dimulai pada 27 Agustus mendatang, di mana Arema FC mendapatkan bocoran bakal bermain menghadapi PSM Makassar pada 29 Agustus.

Punya Alternatif

Hanif Sjahbandi dan Bagas Adi Nugroho berdiskusi saat latihan dengan Arema di Abdulrachman Saleh, Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Hanif Sjahbandi dan Bagas Adi Nugroho berdiskusi saat latihan dengan Arema di Abdulrachman Saleh, Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Eduardo Almeida tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Dalam pemusatan latihan di Yogyakarta, dia memasang Bagas Adi Nugroho bersama Hanif Sjahbandi sebagai duet palang pintu di pusat pertahanan timnya.

Ini pun bukan pertama kalinya Hanif, yang biasa berposisi sebagai gelandang bertahan, turun ke posisi stoper. Pemain kelahiran Bandung itu sudah sering menjadi bek dadakan ketika Arema FC kehabisan stok.

Selain itu, Hanif Sjahbandi dan Bagas Adi Nugroho merupakan dua pemain muda yang sudah cukup sering bersama-sama. Bahkan saat direkrut pertama kali memperkuat Singo Edan, keduanya seakan datang satu paket ke Malang. Begitu pun ketika mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia, mulai dari U-19, U-22, hingga senior.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel