Sudin KPKP Jaktim Menggelar Kegiatan Webinar Olahan Peternakan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Suku Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Jakarta Timur menggelar webinar tentang peternakan. Webinar yang diangkat dengan Judul Kerupuk Kulit Sapi Sebagai Camilan yang Enak dan Sehat. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2021.

Acara yang diisi dengan narasumber yang berasal dari dunia peternakan yaitu dari IPB dan pengusaha kerupuk kulit sapi. Hadir ada Bapak Pria Sembada dari IPB dan Ibu Sulianing dari pengusaha kerupuk kulit dua saudara.

Kegiatan ini bertempat di Tempat Kumpul Kreatif Jakarta Timur dan disiarkan melalui Zoom Meeting serta Live Youtube. Kegiatan ini diikuti sebanyak 140 orang yang berasal tidak hanya dari Jakarta saja tapi berbagai daerah di Indonesia.

Kasatpel KPKP Kecamatan Pulogadung Bondan Handoko mengatakan bahwa kegiatan ini guna memperkenalkan produk olahan peternakan yang ada di kecamatan Pulogadung ke dunia luas yang ada di Indonesia.

Pada kesempatan kali ini juga narasumber dari Sekolah Vokasi IPB Bapak Pria Sembada dalam paparannya mengatakan bahwa “Kedepannya olahan peternakan ini masih sangat terbuka lebar dan sangat luas tantangannya. Kita bisa mengambil keuntungan dalam berbisnis di dunia peternakan ini,”

Narasumber kedua ibu Sulianing dalam kesempatannya bercerita, bagaimana dia mulai berjualan dari 28 tahun lalu. Beliau juga berjualan mulai menitipkan kepada reseller dalam berjualan kerupuk kulit ini. Kerupuk Kulit Dua Saudar ini juga dijamin kerenyahan dan keenakan kerupuk kulitnya.

Dalam paparannya Bu Sulianing juga mempraktikkan cara menggoreng krupuk kulit yang belum matang menjadi matang. “ Kerupuk kulit ini biasanya digoreng dengan minyak panas dan digoreng dengan beberapa kali pencelupan hingga kerupuk merekah dan berwarna putih kekuningan”

Dari kegiatan webinar ini akan ada harapan wirausaha baru dari bidang peternakan. Karena kedepannya bidang ini masih terus akan berkembang dan masih sangat dibutuhkan untuk masyarakat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel