Sudin Parekraf Jakpus selenggarakan bimbingan teknis kewirausahaan

Suku Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Pusat menyelenggarakan bimbingan teknis pengembangan kewirausahaan terpadu dengan tema "Digital Marketing: Strategi Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)" di Kecamatan Senen.

"Kegiatan bimbingan teknis dilakukan secara rutin, yakni setiap tahun kita adakan untuk pelaku wirausaha baru khususnya di Jakarta Pusat," ujar Kepala Suku Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kota Administrasi Jakarta Pusat Shinta Nindyawati di Jakarta, Selasa.

Sebagai salah satu pengampu Jakpreneur, pihaknya mengambil peran untuk membantu dan membina pengembangan usaha para anggota binaannya.

Dinas mengajari mereka mengenai fotografi, kemudian pembuatan bentuk unggahan di sosial media, seperti Instagram, Tiktok dan lainnya. "Ini adalah salah satu sarana promosi yang paling cepat dan mungkin paling murah karena bisa menggunakan telepon seluler," katanya.

Shinta melanjutkan, strategi pemasaran digital (digital marketing) perlu dilakukan untuk memudahkan binaan masuk ke "market place" demi memasarkan produknya.

Baca juga: Pemkot Jakpus berikan pembekalan komunikasi bagi pelaku UMKM

Baca juga: Pemkot Jakpus harap layanan OSS permudah UMKM akses permodalan

Selain itu, materi penting yang diberikan dalam bimtek ini adalah teknis dasar pengembangan usaha seperti pendaftaran nomor induk usaha, pengetahuan tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan cara pendaftaran perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Ia juga berharap, adanya bimbingan yang berlangsung pada 14-15 November 2022 ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para pelaku wirausaha.

"Semoga para peserta bisa mendapatkan manfaat yang banyak, selain menambah wawasan, saya juga menekankan jejaring, karena jejaring itu perlu untuk bermitra dengan para pelaku lainnya," katanya.

Peserta juga diharapkan memanfaatkan bimbingan teknis (bimtek) ini sebagai ajang silaturahmi dan membangun jejaring antarpelaku ekonomi kreatif.

Perkembangan dunia usaha dalam bentuk korporasi besar maupun UMKM didorong untuk memanfaatkan "digital marketing" guna memperluas pasar dan menyesuaikan kebutuhan konsumen.