Suhu di Medan Capai 35,4 Derajat Celsius, BMKG Beberkan Sejumlah Faktor Penyebab

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Medan Suhu udara di Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan dalam 2 hari terakhir terasa panas. Informasi diperoleh, suhu udara maksimum di wilayah Kota Medan dan sekitarnya mencapai 35,4 derajat celsius.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan melaporkan, titik panas atau hotspot di wilayah Sumut juga terus mengalami kenaikan dalam 2 hari terakhir.

"Pada 2 Oktober 2021 terpantau ada 10 titik panas, dan 3 Oktober 2021 meningkat menjadi 15 titik panas," kata Kepala BMKG wilayah I Medan, Hartanto, Senin (4/10).

Dijelaskan Hartanto, kondisi tersebut dapat diakibatkan oleh beberapa faktor, seperti angin dominan yang masih berasal Monsun Australia bersifat kering, sehingga asupan massa udara basah kurang.

"Lalu, kondisi atmosfer lapisan atas di wilayah Sumut dan sekitarnya juga cukup stabil, sehingga pertumbuhan awan berkurang," jelasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Diperkirakan Masih Terjadi

ilustrasi: thinkprogress.org
ilustrasi: thinkprogress.org

Hartanto menyebut, penyebab cuaca panas lainnya yakni gerak semu matahari tepat berada di atas khatulistiwa yang menyebabkan suhu udara wilayah sekitar ekuator meningkat.

"Kondisi (suhu) panas ini diperkirakan masih terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan. Potensi Penambahan titik panas di wilayah Sumut berpeluang besar terjadi," sebutnya.

Imbauan Kepada Masyarakat

Ilustrasi Lipsus Cuaca Panas
Ilustrasi Lipsus Cuaca Panas

Kepada masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan menimbulkan asap.

"Tetap jaga kesehatan dengan sering minum air putih, tentunya protokol kesehatan juga harus dijalankan dengan ketat," Hartanto mengimbau.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel