Suka Bentuk Kotak hingga Tahu Kapan Badai Datang, 5 Fakta Unik Kucing Menurut Sains

Liputan6.com, Jakarta- Kucing merupakan hewan peliharaan yang telah merebut hati banyak orang karena penampilannya yang lucu dan menggemaskan.

Kepribadiannya yang misterius, manja namun menggemaskan membuat mereka menjadi hewan peliharaan yang sangat populer.

Binatang berbulu ini ternyata memiliki beberapa fakta yang mungkin belum pernah Anda dengar. Berikut 5 fakta unik tentang kucing menurut sains dilansir dari sciencefocus.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kucing Suka Kedipan Mata

Ilustrasi Kucing (pixabay.com)
Ilustrasi Kucing (pixabay.com)

Para ilmuwan telah menemukan bahwa menyipitkan mata merupakan cara terbaik untuk membangun chemistry dengan kucing.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Portsmouth dan Sussex telah menemukan bahwa teknik tersebut mengikuti gaya yang dikenal sebagai senyuman kucing yang disebut sebagai kedipan secara perlahan.

Hal tersebut dapat membantu ikatan antara manusia dan hewan peliharaan kucing. Anda dapat menyipitkan mata Anda pada mereka dengan menutup mata Anda selama beberapa detik. Kemudian Anda akan menemukan bahwa kucing akan merepson dengan cara yang sama.

Studi tersebut menunjukkan bahwa hewan peliharaan kucing lebih cenderung berkedip lambat pada pemiliknya setelah pemiliknya berkedip lambat pada mereka.

Kucing Tak Suka Perpisahan

Ilustrasi kucing (dok.unsplash/ Milada Vigerova)
Ilustrasi kucing (dok.unsplash/ Milada Vigerova)

Hasil survey dalam sebuah penelitian menunjukkan kucing memiliki masalah terkait dengan perpisahan. Dlansir dari sciencefocus, analisis menunjukkan 13,5 persen dari kucing yang mengikuti eksperimen, terdapat beberapa ciri dengan masalah terkait perpisahan.

Ciri-ciri tersebut adalah vokalisasi berlebihan, buang air kecil di tempat yang tidak pantas, dan kecemasan.

Kucing dapat Mengetahui Kapan Badai Akan Datang

Ilustrasi kucing (dok.unsplash)
Ilustrasi kucing (dok.unsplash)

Kucing dan banyak hewan lain memiliki sensitif yang lebih tinggi daripada manusia. Mereka lebih sensitif terhadap suara, bau, dan perubahan tekanan atmosfer dan indra mereka yang meningkat, sebagai tanda mereka menangkap sebuah petunjuk atau tanda bahwa badai akan datang sebelum pemiliknya mengetahuinya.

Sebelum datangnya badai, kucing dapat mengetahuinya karena telinga bagian dalam kucing Anda mungkin mendeteksi penurunan tekanan atmosfer secara tiba-tiba. Kemudian, jika badai telah datang dari kejauhan, mereka bisa merasakan gemuruh guntur yang samar.

Hewan berbulu ini juga dapat mencium hujan yang datang atau bau khas gas ozon yang berasal dari petir dan memiliki bau logam yang tajam.

Kucing Menyukai Bentuk Kotak

Ilustrasi kucing sebagai hewan peliharaan. (dok. pexels.com/Asnida Riani)
Ilustrasi kucing sebagai hewan peliharaan. (dok. pexels.com/Asnida Riani)

Kucing merasakan kenyamanan dengan sesuatu yang berbentuk kotak. Mereka dapat menghabiskan 18 jam sehari untuk tidur karena mereka adalah hewan penyendiri dan mereka menyukai tempat yang aman dan nyaman untuk tidur.

Seekor kucing juga senang berada pada suhu ruangan yang hangat. Jika tidak ada sinar matahari yang nyaman untuk berbaring, mereka akan mencari kotak untuk berbaring dengan puas dan nyaman disana.

Kucing Tidak Bisa Menjadi Vegan

Ilustrasi kucing sehat/Pixabay.
Ilustrasi kucing sehat/Pixabay.

Pada alam liar, hewan berbulu ini sepenuhnya karnivora. Asam amino hanya dapat ditemukan dalam daging seperti taurin.

Pola makan kucing vegan harus disesuaikan dengan sangat hati-hati dengan usia dan berat badan mereka. Terlalu sedikit taurin dapat menyebabkan kebutaan dan gagal jantung. Namun jika terlalu banyak dapat menyebabkan infeksi saluran kemih yang serius.

Kucing karnivora menyerap semua taurin yang dibutuhkan dari daging. Namun taurin sintetis yang ditambahkan ke makanan vegan akan diserap oleh metabolisme kucing pada tingkat yang berbeda. Maka sulit untuk memberi kucing diet vegan yang seimbang.

Penulis:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel