Suka Nonton K-Pop Pakai ‘Link Haram’? Awas Dampak Buruknya Bagi Idolamu

·Bacaan 2 menit

DREAMERS.ID - Memang tak semua konten idola kesayangan bisa diakses secara mudah dan gratis. Karena itu, para fans K-Pop ini biasanya memanfaatkan ‘link haram’ alias link yang disediakan orang lain untuk menonton acara online atau bahkan siaran langsung dari Korea secara ilegal.

Dengan perkembangan teknologi, fans saat ini dapat dengan mudah menonton siaran langsung acara melalui streaming ilegal dari situs-situs seperti Twitch atau bahkan Periscope yang disiapkan oleh fans yang memiliki akses resmi.

Meskipun hal seperti ini mungkin memudahkan dan menguntungkan bagi sebagian fans, namun praktik ini sebenarnya dianggap sebagai tindakan yang harus dihentikan. Melansir dari Kpopmap, inilah 3 alasan mengapa kamu harus mulai menghindari streaming ilegal karena dapat merugikan komunitas K-Pop dalam jangka panjang.

1. Apresiasi usaha artis dan staf

Siapa sih yang tidak menyukai gratisan? Tapi dalam hal mendukung idola atau grup favorit, kamu mungkin perlu mempertimbangkan untuk membayar layanan streaming resmi.

Beberapa orang mungkin merasa bahwa tiket konser atau fanmeeting online terlalu mahal dan bertanya-tanya alasan di balik harga tersebut. Dalam hal mempersiapkan panggung online, banyak yang mungkin telah mengabaikan bagaimana persiapannya mulai dari set panggung, kostum, makeup, styling, staf streaming dan banyak lagi disatukan untuk melakukan satu pertunjukan.

Untuk menunjukkan apresiasi atas usaha keras yang dikerjakan para idola dan stafnya itu, hal terbaik yang bisa fans lakukan hanyalah membeli akses siaran langsung secara resmi.

2. Pihak penyelenggara ragu karena rugi

Ada banyak kejadian ketika fans K-Pop yang tinggal di luar Korea tidak mendapatkan kesempatan untuk menghadiri acara offline sebelum pandemi global terjadi. Untuk beberapa grup, mereka juga menyediakan live streaming melalui VLIVE atau bahkan situs streaming lainnya.

Meski begitu, jika banyak fans yang membagikan streaming link ilegal, mungkin akan membuat pihak penyelenggara acara mempertimbangkan kembali untuk menggelar event online atau tidak di masa depan karena mereka mengalami kerugian. Pada akhirnya, mungkin para fans lah yang akan menanggung akibatnya.

3. Ukuran popularitas grup/artis tidak akurat

Pernahkah kalian melihat situasi di mana ada lebih banyak fans K-Pop menonton melalui link haram dibandingkan melalui link resmi? Nah, jika memikirkannya dalam jangka panjang, penyelenggara event online hanya mengetahui jumlah penonton berdasarkan streaming resmi. Mereka mungkin berasumsi bahwa grup atau artis tersebut mungkin tidak sepopuler yang mereka pikirkan dan bahkan berpikir untuk menahan acara yang akan datang.

Oleh karena itu, terutama untuk grup K-Pop kecil atau yang sedang naik daun, lebih penting lagi untuk menggunakan streaming resmi sehingga agensi mereka memiliki gambaran kasar tentang ukuran fandom mereka dalam perencanaan konten di masa mendatang.

Berita Lainnya :

MONSTA X Buka Tahun Baru dengan Terima Penghargaan ‘Best Group’ di GDA

MV Review VICTON - What I Said: Kembalinya Para Pangeran Tampan