Suka warna kalem, Erick Thohir: Batik adalah keseharian saya

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan dengan dongeng maka filosofi motif batik menjadi mudah dipahami masyarakat, terutama pencinta batik.

"Dengan dongeng, filosofi motif batik menjadi mudah dipahami. Sebagai penggemar kain batik, saya mengapresiasi teman-teman kreatif yang tak hanya mendesain, memproduksi dan menjual, namun juga mengajarkan makna di balik motif batiknya," ujar Menteri BUMN Erick Thohir seperti dikutip dari akun Instagram resminya @erickthohir di Jakarta, Sabtu.

Menurut Erick Thohir, beberapa waktu lalu saat bertemu jejaring komunitas kreatif di Kota Bogor, dirinya diajari oleh komunitas @dongengkotahujan dan rekabogor teknik dongeng jari yang menceritakan motif Batik Bogor Kijang Berpasangan.

"Batik adalah keseharian saya, kerap menemani dalam semua aktivitas. Ragam motif dengan warna kalem menjadi favorit saya," kata Erick Thohir.

Tidak lupa Menteri BUMN Erick Thohir juga mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional 2021.

Baca juga: Menparekraf ajak masyarakat lestarikan dan kembangkan batik bersama

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan batik telah menjadi bagian gaya hidup Indonesia yang mendunia dan telah diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai warisan budaya.

Hal itu disampaikan Presiden melalui unggahan di media sosial Instagram @jokowi dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, yang dikutip di Jakarta, Sabtu.

Kepala Negara menyampaikan 12 tahun lalu batik diakui oleh PBB sebagai warisan dunia. Tapi jauh sebelumnya, batik telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia.

Dia menyampaikan batik dengan segala corak, simbol, dan filosofinya telah hadir dalam setiap tahap kehidupan manusia Indonesia, dari gendongan bayi, pakaian anak-anak, sampai busana orang dewasa.

Baca juga: Jokowi: Batik bagian gaya hidup Indonesia yang mendunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel