Sukses Bangkit di Seri Kedua BRI Liga 1, Persebaya Tetap Bakal Melakukan Perbaikan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya berhasil melewati lima pertandingan seri kedua BRI Liga 1 2021/2022 dengan status tidak terkalahkan. Tim asal Kota Pahlawan itu meraup 11 angka hasil tiga kali menang dan dua imbang.

Persebaya Surabaya memungkasi seri kedua dengan bermain imbang kontra Arema FC pada pekan ke-11. Duel panas bertajuk Derbi Jatim itu memaksa kedua tim berbagi angka dengan skor 2-2 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (6/11/2021) malam.

Kendati demikian, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, tetap akan melakukan evaluasi dan pembenahan hasil seri kedua. Menurutnya, ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki oleh tim berjulukan Bajul Ijo itu.

“Kami akan membenahi kekurangan. Tentunya dalam setiap pertandingan pasti ada kekurangan-kekurangan yang harus saya tutupi. Saya benahi supaya seri ketiga nanti kami bisa mendapat poin lebih banyak lagi,” kata Aji Santoso.

Persebaya seharusnya mendapatkan 13 poin di seri kedua. Sebab, ada keputusan janggal wasit saat mereka melakoni laga pekan ketujuh melawan Persela Lamongan pada 21 Oktober 2021 lalu. Laga ini menjadi perbincangan karena dihiasi keputusan kontroversi wasit saat sudah unggul 1-0.

Insiden kontroversial itu tercipta pada menit ke-35. Mulanya, striker Persebaya, Jose Wilkson, melakukan eksekusi tendangan bebas. Bola sempat ditangkap Dwi Kuswanto, namun terlepas dan tayangan ulang menunjukkan bola telah melewati garis gawang.

Wasit Musthofa Umarella tidak mengesahkan gol tersebut dan tetap menyatakan laga berlanjut di tengah protes para pemain. Dalam situasi ini, Persela dengan cepat melakukan serangan balik ke pertahanan Persebaya.

Sial buat Persebaya Surabaya, umpan terobosan pemain Persela kepada Ivan Carlos yang terlihat offside tidak membuat pertandingan berhenti masih di menit yang sama. Celakanya, striker asal Brasil itu kemudian melepas tembakan mendatar kaki kiri yang gagal dibendung kiper Andhika Ramadhani.

Komite Disiplin PSSI sendiri sudah menghukum Musthofa Umarella dengan sanksi tidak boleh memimpin pertandingan. Namun, tidak ada kejelasan sampai kapan wasit asal Jakarta tersebut menjalani hukuman.

Tetap Bersyukur

Persebaya Surabaya - Aji Santoso (Bola.com/Adreanus Titus)
Persebaya Surabaya - Aji Santoso (Bola.com/Adreanus Titus)

Tapi, Aji Santoso memilih untuk tidak berlarut pada kejadian yang telah merugikan Persebaya Surabaya. Dia mensyukuri keberhasilan timnya tidak mendapat kekalahan selama seri kedua.

“Saya bersyukur. Saya sebelumnya menyampaikan target kami di seri kedua ini mendapatkan 11 poin dan persis. Ini sudah sesuai target saya. Yang jelas, seri kedua juga lebih bagus dibanding seri pertama. Artinya kami ada perkembangan,” ucapnya.

“Terbukti, kami melakukan pembenahan dari seri pertama ke seri kedua ada hasilnya di lima pertandingan. Mudah-mudahan seri ketiga nanti kami bisa mendapatkan poin yang lebih dari saat ini,” imbuh pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Peningkatan permainan Persebaya memang terlihat di seri kedua. Pada seri pertama, Bajul Ijo hanya mengemas enam poin dari enam laga. Mereka hanya mengemas dua kemenangan, empat laga lainnya berakhir kekalahan.

Saat ini, Rachmat Irianto dkk. menduduki peringkat keenam klasemen sementara dengan total 17 poin dari 11 pertandingan. Persebaya masih menjadi klub paling produktif dengan memasukkan 19 gol, sama dengan Persib Bandung di posisi runner-up.

Posisi Persebaya di BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel