Sulitnya 'Menangkap' Anas di Rumahnya  

TEMPO.CO, Jakarta -Pasca pidato Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyoho, rumah di Jalan Teluk Langsa, Duren Sawit, Jakarta Timur terus diserbu wartawan. Kemarin, Sabtu 9 Februari 2013, rumah milik Anas Urbaningrum ditunggui para juru warta hingga malam.

Anas dikabarkan pulang dari Lebak Banten sekitar pukul 16.00. Sehari setelah pidato SBY di Cikeas, Anas meluncur ke Lebak untuk melantik pengurus Demokrat. Wartawan pun dengan semangat menyambangi kediaman Anas. Ternyata, yang ditunggu tak kunjung hadir. Hingga pukul 00.00, Anas tak kelihatan batang hidungnya.

Pantauan Tempo, rumah Anas tersebut hampir tidak terlihat adanya aktivitas yang berarti. Sejumlah mobil pun tampak terlihat silih berganti datang dan pergi dari rumah tersebut. Tapi, 'lalu-lintas' di rumah Anas itu tidak seramai hari sebelumnya usai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY mengambil alih kendali partai.

Pintu rumah pun tertutup rapat dan wartawan sama sekali tidak mendapatkan informasi mengenai sang pemilik rumah. Sekitar pukul 21.00 WIB, tampak seorang pengantar bunga menyerahkan dua ikat bunga Sedap Malam dan Mawar Putih untuk Anas. Tapi, tidak jelas dari siapa bunga diberikan. Pekerja di rumah mantan Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI itu pun diam seribu bahasa dan hanya tersenyum ketika ditanya wartawan.

Sulitnya "menangkap" Anas di rumahnya juga terasa ketika pidato SBY. Usai dari Cikeas Jumat tengah malam, Anas dikabarkan pulang ke Duren Sawit. Jurnalis dari Cikeas sudah "memantulkan" info kepulangan Anas.

Di Duren Sawit, wartawan memelototi setiap mobil keluar dan masuk. Ternyata,

Anas ternyata lolos dari pantauan para awak media. Dia diduga masuk menggunakan sebuah sedan hitam. "Ketika Saan dan Pasek datang, sedan itu langsung melesat masuk ke rumah," kata salah satu awak media, Sabtu, 9 Februari 2013.

Seorang sumber yang berada di dalam rumah Anas, ternyata kabar itu benar. "Sudah ada di dalam tadi kita salaman dan ngobrol sebentar," katanya. Simak selengkapnya tentang kasus Stadion Hambalang yang menyeret petinggi Demokrat.

DIMAS SIREGAR | FEBRIANA FIRDAUS

Baca juga:

Anas: Jangan Diadu Antara Anas dan Pak SBY

SBY Ambil Alih Partai, Anas Diminta Fokus Kasusnya

Marzuki Alie: Anas Tersangka, Langsung Diberhentikan

Tiba di Cikeas, Anas Merendahkan Posisi Duduknya

Demokrat Memanas, Pendukung Kumpul di Rumah Anas

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.