Sulsel salurkan 25 ton benih padi gratis untuk petani di Luwu Utara

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan benih gratis sebanyak 25.000 kg atau 25 ton untuk 1000 hektar lahan pertanian kepada petani di Kabupaten Luwu Utara (Lutra).

Bantuan benih sebanyak 25.000 kg atau 25 ton diserahkan Gubernur Sulsel kepada kelompok tani pada acara 23 Tahun Kabupaten Luwu Utara pada Rapat Paripurna DPRD Lutra, Sulawesi Selatan, Kamis.

Benih gratis yang diserahkan ini melalui program Mandiri Benih oleh Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Pertanian Sulsel. Program prioritas ini diinisiasi langsung oleh Andi Sudirman Sulaiman.

“Kita menyalurkan bantuan benih gratis melalui mandiri benih, melakukan penangkaran kemudian hasil benihnya dibagikan gratis kepada petani,” ujarnya.

Dengan dilakukannya penangkaran di Sulsel, maka benih yang disalurkan meminimalisir penggunaan bahan kimia. Serta benih yang dihasilkan dan dibagikan sesuai dengan kondisi tanah di daerah.

Khusus di Luwu Utara, Pemprov Sulsel telah melakukan penangkaran pada lahan seluas 5 hektar. Namun hasil benih yang disalurkan ke petani berkali lipat hingga 1000 hektar.

Kabupaten Luwu Utara menjadi salah satu sasaran dalam program mandiri benih tanaman pangan, khususnya benih tanaman padi.

"Melibatkan petani penangkar di Luwu Utara, penangkaran dilaksanakan di lahan petani penangkar seluas 5 hektar. namun benih sebar yang akan diberikan gratis ke petani berkali-kali lipat, seluas seribu hektar lahan pertanian atau 25 ton benih,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan pertanian kepada kelompok tani, berupa alat mesin pertanian (alsintan).

Salah seorang petani bernama Alvius Gade mengaku senang dan bersyukur atas bantuan benih unggul gratis dari Gubernur Sulsel.

“Sebagai petani, kami bersyukur atas kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menghadirkan inovasi program yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Petani lainnya bernama Agus Salim mengatakan, dentan bantuan alat mesin pertanian bantuan alsintan berupa hand tractor memudahkan petani untuk lebih meningkatkan produksi.
Baca juga: Petani milenial di Maros Sulsel menerima dana hibah pemkab
Baca juga: 21.950 hektare sawah Sulsel telah panen per Maret 2021
Baca juga: Unicef kenalkan program deteksi dini gizi buruk balita di Sulsel

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel