Sultra siapkan bonus Rp100 juta untuk atlet pencak silat peraih emas

·Bacaan 2 menit

Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan bonus Rp100 juta untuk atlet pencak silatnya yang meraih medali emas pada PON Papua bulan depan.

"Khusus peraih medali emas di PON Papua nanti, saya secara pribadi menyiapkan bonus Rp100 juta, kalau untuk peraih perak dan perunggu nanti kita lihat," kata Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tenggara Andi Ady Aksar di hadapan atlet dan pelatih PON Papua dari provinsi ini, Jumat malam.

Dia mengatakan, bonus Rp100 juta ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada atlet pencak silat Sultra yang bisa membawa harum nama daerah yang akan bertolak ke Papua 30 September mendatang

"Untuk itu, saya mengharapkan atlet pencak silat Sultra mampu memberikan yang terbaik bagi daerah. Bonus yang akan saya berikan ini untuk memotivasi untuk lebih baik lagi dalam pertandingan," kata dia.

Baca juga: Atlet Sultra berharap bonus jika raih medali PON Papua

Ady Aksar yakin dua atletnya bisa memboyong medali PON Papua setelah melihat persiapan dan kedisiplinan mereka selama latihan.

"Untuk itu, harap dukungan dan doa buat para pesilat Sultra sehingga atlet kita bisa tampil lebih baik lagi ke depannya dan menyumbangkan medali emas bagi kontingen Sultra," kata Ady.

Dia berpesan kepada atlet, pelatih dan ofisial agar kompak selama PON sehingga bisa menghasilkan prestasi maksimal.

"Kita harus senantiasa kompak sehingga bisa saling membantu ketika salah satu atlet bertanding di PON XX," kata dia.

Baca juga: Tito ajak semua pihak dukung percepatan vaksinasi di Papua

Pengprov IPSI Sultra mengirim dua atlet terbaiknya untuk bertarung pada PON Papua yakni satu putra dan satu putri, yakni Aris Munandar yang akan turun pada kelas D putra (60 – 65 kg) dan Wiwik Nirwan yang akan turun pada kelas E putri (65-70 kg).

Riki Aris Munandar yang merupakan peraih medali perunggu pada PON Jabar lalu ini mengaku, meski bukan pekerjaan yang mudah, tetapi yakin bisa mengubah perolehan medali perunggu yang diraihnya di Jawa Barat menjadi emas PON Papua.

Pencak silat merupakan salah satu dari 11 cabang olahraga di Sultra yang meloloskan atlet ke PON Papua 2021.

Kesebelanya adalah pencak silat, sofbol, bulu tangkis, karate, taekwondo, atletik, road race, sepak takraw, dayung dan renang.

Baca juga: Aceh bidik sedikitnya satu medali perunggu dayung PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel