Sulut dan Jeju Air sepakat jalin kerja sama penerbangan langsung

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan salah satu maskapai penerbangan Korea Selatan, Jeju Air, sepakat menjalin kerja sama dengan membuka penerbangan langsung dari Manado ke Korea Selatan.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan dirinya mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertolak ke Pulau Jeju, Korea Selatan, salah satunya untuk mempromosikan potensi pariwisata Indonesia.

"Perjalanan ini sekaligus menandatangani kerja sama antara Pemprov Sulut dengan maskapai Jeju Air dalam rangka penerbangan langsung dari Korea ke Sulut," kata Olly.

Dia menjelaskan potensi kerja sama itu cukup besar karena jarak tempuh antara Jeju ke Sulut sekitar lima jam. Oleh karena itu, dia berharap kerja sama itu dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Tanah Air, khususnya masyarakat Sulut.

"Karena memang di Sulut investor Korea sudah ada. Ada yang investasi pariwisata, hotel, dan lapangan golf. Jadi, ini akan mendorong pariwisata di Sulut," tambahnya.

Baca juga: Korea pertimbangkan bebas visa bagi wisatawan Indonesia ke Pulau Jeju

Selama ini, lanjutnya, cukup banyak warga Korsel yang berkunjung ke Sulut. Meskipun jumlah kunjungan wisatawan menurun karena pandemi COVID-19, kini pemerintah Indonesia dan Korsel sudah melonggarkan syarat kunjungan.

"Pemerintah Korsel sudah mulai melonggarkan. Saya kira mulai berdampak positif terhadap pariwisata Sulut untuk Indonesia," ujarnya.

Jeju Air merupakan maskapai berbasis di Jeju, Korea Selatan. Selama ini, maskapai itu telah menyasar Manado sebagai pasar potensial untuk menerbangkan turis dari Korsel ke Manado.

Sebelumnya, Pemprov Sulut juga membuka rute penerbangan langsung Manado-Singapura dengan maskapai Tiger Scoot. Selain itu, ada pula penerbangan langsung dari Manado menuju kota-kota di Cina yang dapat meningkatkan perekonomian kedua negara.

Baca juga: Hasto: Megawati tiba di Jeju sebarkan Pancasila di forum perdamaian