Sulut level dua asesmen situasi pandemi COVID-19

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah Sukut, Mery B. Pasorong, mengatakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berada pada level dua asesmen situasi pandemi COVID-19 pada 5 Juni 2022.

"Indikator asesmen mencakup transmisi komunitas, kapasitas respon dan vaksinasi," kata Mery di Manado, Rabu.

Dia menjelaskan hasil asesmen transmisi komunitas berada pada tingkat satu, kapasitas respon terbatas dan vaksinasi sedang.

Indikator transmisi komunitas seperti kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit dan kematian hasil asesmen berada pada tingkat satu.

Baca juga: Tiga tersangka korupsi dana COVID-19 diserahkan ke Kejati Sulut

Baca juga: Dinkes catat kasus aktif COVID-19 di Sulut tinggal 61 orang

Selanjutnya, indikator kapasitas respon seperti testing hasil asesmen memadai, penelusuran terbatas dan perawatan memadai.

Sedangkan, indikator vaksinasi seperti vaksinasi lengkap total dan vaksinasi lengkap lansia hasil asesemen sedang.

"Aktivitas masyarakat sudah mulai normal, karena itu kami terus berharap warga disiplin menerapkan protokol kesehatan termasuk upaya kami menggenjot cakupan vaksinasi," kata Mery.

Asesmen situasi pandemi COVID-19 di kabupaten dan kota, menempatkan Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kota Manado berada pada level satu.

Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan berada di level tiga.

Sementara, sembilan kabupaten dan kota lainnya berada pada level dua asesmen situasi pandemi COVID-19.*

Baca juga: Sehari jelang Lebaran 2022, ada dua kasus baru COVID-19 di Sulut

Baca juga: Positif COVID-19 Sulut 51.332 kasus setelah bertambah dua pasien baru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel