Sumatera Barat akan menghadiahi nagari dengan cakupan vaksinasi tinggi

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan hadiah bagi aparat pemerintah di lima nagari/desa/kelurahan dengan cakupan vaksinasi COVID-19 tinggi dalam upaya mencapai target cakupan vaksinasi 70 persen dari sasaran pada 31 Desember 2021.

"Reward (hadiah) kita berikan kepada wali nagari, bhabinsa, dan bhabinkamtibmas, berupa (fasilitas melakukan perjalanan) umrah," kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi di Padang, Selasa, saat memimpin rapat koordinasi dengan bupati dan wali kota.

Ia mengatakan, pemberian hadiah ditujukan untuk mendorong pemerintah nagari/desa/kelurahan berinovasi guna mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19.

Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah provinsi dan forum komunikasi pimpinan daerah sudah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19, antara lain dengan mengirim 16 tim petugas vaksinasi ke wilayah kabupaten dan kota.

Kendati demikian, ia mengatakan, rendahnya mobilisasi warga untuk menjalani vaksinasi membuat tim petugas vaksinasi tidak bisa menjalankan tugas secara optimal.

"Mobilitas masyarakat ini jadi kewenangan kabupaten dan kota, karena itu kami berharap bupati dan wali kota bisa memaksimalkan upaya," katanya.

Menurut peta cakupan vaksinasi yang disiarkan di laman informasi vaksinasi Kementerian Kesehatan pada 28 Desember 2021, vaksinasi COVID-19 dosis pertama telah dilakukan pada 2.901.187 orang atau 65,8 persen dari 4.408.509 warga yang menjadi target vaksinasi di Sumatera Barat dan vaksinasi dosis kedua baru dilakukan pada 1.796.341 orang atau 40,7 persen dari sasaran.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tinggal punya waktu beberapa hari untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dosis pertama dari 65,8 persen menjadi 70 persen dari sasaran pada 31 Desember 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat Arry Yuswandi mengatakan bahwa daerah yang masih membutuhkan dukungan untuk mencapai target cakupan vaksinasi COVID-19 meliputi Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Solok, dan Pasaman Barat.

"Bagi daerah-daerah ini harus mencari lebih dari 5.000 orang sehari (untuk divaksinasi)," katanya.

Baca juga:
Sumbar targetkan cakupan vaksinasi 70 persen pada akhir tahun
Sumbar andalkan pelaksanaan vaksinasi terpusat untuk tingkatkan cakupan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel