Sumatera Utara akan libatkan TNI dan Polri dalam pembinaan atlet

·Bacaan 1 menit

Pemprov Sumatera Utara berencana melibatkan TNI-Polri dalam pembinaan atlet agar provinsi ini berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Medan, Senin, mengatakan pada 1970 hingga 1980, Sumatera Utara selalu menempati peringkat kelima PON karena saat itu TNI terlibat.

Dia ingin mengulang prestasi atlet seperti masa lampau dengan melibatkan TNI-Polri apalagi Sumatera Utara menjadi tuan rumah PON 2024 bersama Aceh.

"Kalau perlu saya menghadap Panglima TNI dan Kapolri," kata Edy saat menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi pada PON Papua di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Senin.

Edy tidak menjelaskan lebih jauh bentuk pelibatan TNI-Polri dalam pembinaan atlet, tapi dia yakin pelibatan TNI-Polri menjadi jawaban untuk minimnya prestasi atlet daerah ini.

Edy pun bercerita bahwa setelah PON XX selesai, banyak atlet yang menemui dirinya yang di antaranya menawarkan diri bergabung dengan Sumatera Utara ada PON mendatang.

"Atlet bilang saya siap ke Sumatera Utara. Mereka siap datang ke Sumut, saya tak siap menerima mereka. Bukan itu pembinaan atlet yang sesungguhnya," kata Edy.

Baca juga: Bendungan Ladongi bisa jadi sentra pembinaan atlet dayung nasional dan Menpora: 11 provinsi yang jadi pusat pembinaan atlet sambut baik DBON

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel