Sumatera Utara tidak beli atlet luar provinsi untuk PON 2024

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan tidak akan membeli atlet dari luar provinsi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

"Komitmen itu langsung dan terus menerus disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam berbagai kesempatan," kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara Jhon Iswadi Lubis di Medan, Rabu.

Edy Rahmayadi berkeinginan PON nanti itu benar-benar jujur dan sportif. Dia menganggap PON adalah ajang menggali dan mempersiapkan atlet semua daerah dan sarana silaturahim antaratlet semua provinsi.

"Gubernur terus mengingatkan ajang PON bukan terutama untuk meraih medali, meski kemenangan atau prestasi harus menjadi target, " kata Jhon.

"Sebagai tuan rumah PON, Sumut dan Aceh ingin menjadi penyelenggara yang baik," kata Jhon.

Menurut Jhon, gubernur sudah meminta semua cabang olahraga tidak curang, meski Sumatera Utara membidiktiga hingga lima besar PON 2024 itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Sumatera Utara Tuahtah Saragih mengatakan provinsinya terus bersiap menjadi tuan rumah PON 2024.

Sumatera Utara menjadi venue untuk 34 cabang olahraga dan tempat acara puncak penutupan PON 2024 di Sport Centre, Deliserdang, sedangkan acara pembukaan akan digelar di Aceh.

Tuahta menyebutkan APBD Sumatera Utara telah menganggarkan dana Rp65 miliar yang akan ditambah Rp362 miliar tahun depan sehingga total anggaran mencapai Rp427 miliar.

Baca juga: KONI Pusat minta pengurus Aceh fokus pada pembinaan atlet PON
Baca juga: Ketua KONI minta PON jadi ajang pembuktian pembinaan atlet di derah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel