AS Sumbang Ganjar 83 Ventilator Canggih bagi Pasien COVID-19 di Jateng

Mohammad Arief Hidayat, Fajar Sodiq (Solo)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah Amerika Serikat melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) menyerahkan bantuan 83 ventilator canggih untuk perawatan pasien COVID-19 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Duta Besar AS, Sung Y Kim, secara resmi menyerahkan bantuan 83 ventilator kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat, 19 November 2020.

Menurut Sung, pemberian bantuan ventilator canggih itu merupakan komitmen Amerika Serikat untuk bermitra dengan Indonesia dalam menangulangi COVID-19. Ventilator untuk mendukung sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah dalam merawat pasien yang sakit.

"Kami sangat bangga dapat bekerja sama dalam pencegahan penyakit, diagnostik, dan pengembangan kapasiras melalui USAID, Pusat Pengendalain dan Pencegahan Penyakit AS, dunia usaha AS serta mitra-mitranya," katanya.

Bantuan 83 ventilator yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu, menurut Sung Y Kim merupakan bagian dari 1000 ventilator yang telah disumbangkan Amerika Serikat kepada Indonesia melalui USAID untuk membantu melawan COVID-19.

"Ventilator yang didonasikan ini bentuknya ringkas dan mudah dipindahkan serta dapat mendukung aplikasi invasif dan non-invasif yang memberikan fleksibilitas kepada Indonesua. Dalam perawatan pasien COVID-19," ujarnya.

Bantuan Pemerintah AS yang diberikan itu termasuk kelengkapan, garansi dan pengiriman. Bahkan, pemerintah AS melalui USAID juga mendanai pelatihan bagi tenaga kesehatan tentang cara manggunakan peralatan serta prosedur operasi standar dan pemeliharannya. Dengan demikian, diharapkan rumah sakit dapat membantu untuk menyembuhkan pasien lebih banyak lagi.

Selain donasi ini, total bantuan darurat AS untuk mendukung perjuangan Indonesa melawan COVID-19 adalah sekitar 11 juta dolar AS atau setara Rp187 miliar.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan sangat berterima kasih. Terlebih bantuan alat yang diberikan kepada rumah sakit di Jawa Tengah itu cukup canggih.

"Ventilator ini tentu sangat membantu. Alatnya cukup canggih dan nilai utama yang kami dapat adalah hubungan baik antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kita berterima kasih kepada Pemerintah AS dan USAID dan berharap kedua negara dapat bekerjasama lebih banyak lagi dalam hal-hal lain," ujarnya.

Amerika Serikat merupakan kontributor terbesar kesehatan global, dan terus membantu melalui pemerintah, dunia usaha, LSM, dan organisasi keagamaan.

Selama 20 tahun terakhir, USAID telah menginvestasikan lebih dari 1 miliar dolar AS atau Rp14 triliun di sektor kesehatan Indonesia, membangun landasan yang kuat untuk respons COVID-19 yang lebih efektif. (ren)

Baca: Wakil Ketua MPR: Saudara Saya Meninggal, Maka Patuhi Protokol COVID-19