Sumber Pencemaran Udara, Penyebab, Jenis, dan Solusinya

·Bacaan 8 menit
Sumber Pencemaran Udara, Penyebab, Jenis, dan Solusinya
Sumber Pencemaran Udara, Penyebab, Jenis, dan Solusinya

RumahCom - Pencemaran udara adalah salah satu masalah pencemaran lingkungan terbesar yang dihadapi oleh manusia. Asap pabrik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya pencemaran udara. Gas buang yang dihasilkan oleh pabrik memiliki kandungan yang berbahaya bagi lingkungan, terutama makhluk hidup. Asap pabrik merupakan salah satu sumber polusi udara yang harus dengan cepat diatasi supaya tidak membuat lingkungan menjadi lebih rusak.

  1. Apa yang Dimaksud Pencemaran Udara?

  2. Sumber Pencemaran Udara

  3. Penyebab Pencemaran Udara

    1. Penggunaan Bahan Bakar Fosil

    2. Aktivitas Pembakaran

    3. Kabut Asap

    4. Perubahan Iklim

    5. Gunung Meletus

  4. Jenis-Jenis Pencemaran Udara

    1. Partikel Padat

    2. Nitrogen Dioksida

    3. Ozon

    4. Sulfur Dioksida

  5. Asap Pabrik Sebagai Contoh Pencemaran Udara

  6. Solusi Pencemaran Udara, Apa Saja?

    1. Mengurangi Penggunaan Batubara

    2. Mengurangi Kendaraan Berbahan Bakar Fosil

    3. Menghemat Listrik

Panduan Lengkap Beli Properti Luar Negeri dan Juga Luar Kota
Panduan Lengkap Beli Properti Luar Negeri dan Juga Luar Kota

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

Panduan Lengkap Beli Properti Luar Negeri dan Juga Luar Kota

1. Apa yang Dimaksud Pencemaran Udara?

Pencemaran udara sangat berbahaya bagi makhluk hidup. (Foto: Pexels - Ron Lach)
Pencemaran udara sangat berbahaya bagi makhluk hidup. (Foto: Pexels - Ron Lach)

Pencemaran udara sangat berbahaya bagi makhluk hidup. (Foto: Pexels - Ron Lach)

Negara dengan jumlah pabrik dan industri yang banyak cenderung memiliki tingkat pencemaran yang tinggi. Selain itu, dengan adanya banyak kendaraan yang lalu lalang, meningkatkan kadar karbondioksida di udara yang juga bisa memicu terjadinya pencemaran udara. Namun, masyarakat yang tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah paling sering mengalami gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.

Apakah yang dimaksud dengan pencemaran udara itu? Seperti yang disebutkan oleh Natural Resources Defence Council (NRDC), pencemaran udara adalah sebuah kondisi dimana terjadinya pelepasan berbagai bentuk polutan yang dapat mengganggu, bahkan berbahaya bagi makhluk hidup. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa setidaknya terdapat lebih dari 7 juta kasus kematian disebabkan oleh pencemaran udara.

2. Sumber Pencemaran Udara

Asap pabrik merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbanyak di dunia. (Foto: Pexels - Daria Sannikova)
Asap pabrik merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbanyak di dunia. (Foto: Pexels - Daria Sannikova)

Asap pabrik merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbanyak di dunia. (Foto: Pexels - Daria Sannikova)

Dikutip dari European Environment Agency, sumber pencemaran udara bisa berasal dari kejadian yang alami maupun buatan. Kejadian alam yang menjadi salah satu sumber pencemaran udara adalah bencana alam. Bencana alam seperti gunung meletus, banjir, dan kebakaran hutan dapat mempengaruhi kondisi udara di suatu wilayah, begitu pula tingkat polutannya.

Sumber pencemaran udara lainnya yakni yang berasal dari hasil perbuatan manusia. Misalnya aktivitas pabrik yang menghasilkan asap yang mengandung bahan kimia yang membumbung ke angkasa. Selain itu, jumlah kendaraan berbahan bakar fosil memberikan kontribusi peningkatan jumlah karbondioksida dan gas beracun lainnya ke udara.

Tip Rumah

Dengan menanam berbagai tanaman di halaman rumah dapat mengurangi polusi udara yang masuk ke dalam rumah Anda.

3. Penyebab Pencemaran Udara

Penggunaan bahan bakar fosil merupakan salah satu penyebab utama pencemaran udara. (Foto: Pexels - cottonbro)
Penggunaan bahan bakar fosil merupakan salah satu penyebab utama pencemaran udara. (Foto: Pexels - cottonbro)

Penggunaan bahan bakar fosil merupakan salah satu penyebab utama pencemaran udara. (Foto: Pexels - cottonbro)

Terdapat beberapa penyebab pencemaran udara yang berasal di sekitar Anda. Seperti yang dilansir dari Air Quality Index India, berikut ini adalah beberapa penyebab pencemaran udara yang perlu Anda ketahui:

1. Penggunaan Bahan Bakar Fosil

Melansir artikel ilmiah Air Pollution Everything You Need to Know, penggunaan dan produksi energi adalah penyebab utama pencemaran udara. Penggunaan bahan bakar yang berasal dari fosil akan melepas gas dan bahan kimia ke udara. Gas dan bahan kimia ini merupakan polutan yang membuat udara tercemar. Selain mencemari udara, polutan tersebut juga memicu pemanasan global.

2. Aktivitas Pembakaran

Asap hasil pembakaran mengandung karbondioksida yang dapat memicu pemanasan global. Selain itu, gas karbondioksida tidak baik dihirup dalam jumlah yang banyak. Kabut asap hasil pembakaran seperti misalnya hasil pembakaran sampah, akan membuat partikel-partikel debu yang membawa zat-zat berbahaya terbang ke udara. Apabila dihirup oleh manusia, maka tentu saja berakibat buruk terhadap kesehatannya.

3. Kabut Asap

Kabut asap membuat sulit bernapas, terutama untuk anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua. Beberapa kota yang menderita kabut asap ekstrim mengeluarkan peringatan polusi udara. Pemerintah Hong Kong, misalnya, akan memperingatkan masyarakat untuk tidak keluar rumah atau melakukan aktivitas fisik yang berat (seperti berlari atau berenang) saat kabut asap sangat tebal di wilayah tersebut.

4. Perubahan Iklim

Melansir artikel ilmiah Climate Change Decrease the Quality of the Air We Breathe, perubahan iklim juga dapat mempengaruhi kesehatan manusia dengan membuat udara kita kurang sehat untuk bernafas. Suhu yang lebih tinggi menyebabkan peningkatan alergen dan polutan udara berbahaya. Misalnya, musim hangat yang lebih lama dapat berarti banyak sekali tanaman yang tumbuh dan memiliki serbuk sari yang dapat menimbulkan alergi pada beberapa orang tertentu.

5. Gunung Meletus

Menurut National Geographic, bencana alam seperti gunung meletus juga bisa menyebabkan pencemaran udara. Ketika gunung berapi meletus, mereka mengeluarkan abu vulkanik dan gas ke atmosfer. Abu vulkanik bisa menghitamkan langit selama berbulan-bulan. Setelah letusan gunung Krakatau di Indonesia pada tahun 1883, abu menggelapkan langit di seluruh dunia. Langit yang lebih redup menyebabkan lebih sedikit tanaman yang dipanen sampai ke Eropa dan Amerika Utara.

Memiliki lingkungan rumah yang bersih dan sehat tentu menjadi faktor penting saat membeli rumah. Tinggal di perumahan yang bersih dan terbebas dari polusi akan membuat Anda bisa terbebas dari perasaan stress. Tertarik ingin tinggal di perumahan yang bersih dan bebas dari polusi? Yuk, cek di sini daftar perumahan sejuk di Klojen, Malang status SHM ini.

4. Jenis-Jenis Pencemaran Udara

Kendaraan dengan bahan bakar diesel menghasilkan gas buang mengandung Sulfur Dioksida yang berbahaya bagi lingkungan.(Foto: Pexels - Imprensa AgruBan)
Kendaraan dengan bahan bakar diesel menghasilkan gas buang mengandung Sulfur Dioksida yang berbahaya bagi lingkungan.(Foto: Pexels - Imprensa AgruBan)

Kendaraan dengan bahan bakar diesel menghasilkan gas buang mengandung Sulfur Dioksida yang berbahaya bagi lingkungan.(Foto: Pexels - Imprensa AgruBan)

Seperti yang dikutip dari British Lung Foundation, terdapat 4 jenis pencemaran udara. Berikut ini adalah jenis-jenisnya:

1. Partikel Padat

Partikel padat merupakan pencemaran udara yang berasal dari perpaduan partikel padat dan cair, seperti karbon, debu mineral, dan nitrat. Partikel ini memiliki ukuran yang beragam. Beberapa jenis partikel seperti debu atau asap karbon memiliki ukuran yang besar dan berwarna gelap sehingga bisa dilihat dengan mudah. Selain mengakibatkan polusi dan pencemaran udara, partikel karbon dalam jumlah yang tinggi juga dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran tanah.

2. Nitrogen Dioksida

Nitrogen dioksida adalah gas buang yang berasal dari berbagai jenis kendaraan, pembangkit listrik, dan termasuk asap pabrik juga menghasilkan gas yang mengandung nitrogen dioksida. Gas ini akan mempengaruhi paru-paru Anda dan bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan akut apabila Anda terlalu lama menghirup udara kotor yang mengandung banyak kandungan nitrogen dioksida.

3. Ozon

Ozon termasuk ke dalam salah satu jenis pencemaran udara karena apabila ozon dalam jumlah yang banyak dapat mengganggu sistem pernapasan, hingga menimbulkan gejala asma. Hal ini bisa semakin diperparah apabila Anda memiliki riwayat gangguan pada paru-paru, yang dapat menimbulkan seseorang menjadi sulit untuk bernapas.

4. Sulfur Dioksida

Sulfur dioksida termasuk ke dalam salah satu jenis gas berbahaya yang tidak memiliki warna. Gas ini berasal dari kendaraan bermotor bermesin diesel. Apabila terhirup, gas sulfur dioksida akan mengakibatkan iritasi dan nyeri pada tenggorokan hingga paru-paru. Anda akan mengalami gejala batuk-batuk dan rasa nyeri pada bagian dada. Penderita asma bisa mendapatkan efek samping yang lebih berbahaya apabila menghirup gas sulfur dioksida.

5. Asap Pabrik Sebagai Contoh Pencemaran Udara

Asap pabrik memiliki kontribusi terbesar dalam pencemaran udara. (Foto: Pexels - Vitaly Vlasov)
Asap pabrik memiliki kontribusi terbesar dalam pencemaran udara. (Foto: Pexels - Vitaly Vlasov)

Asap pabrik memiliki kontribusi terbesar dalam pencemaran udara. (Foto: Pexels - Vitaly Vlasov)

Dikutip dari Sciencing, pabrik yang menghasilkan asap akan memproduksi polutan seperti nitrogen oksida, sulfur dioksida, dan hidrokarbon. Bahan kimia ini bereaksi dengan sinar matahari untuk menghasilkan kabut asap, kabut tebal atau kabut polusi udara. Kabut asap begitu tebal seperti dapat mengakibatkan orang jarang bisa melihat matahari. Kabut asap bisa berwarna coklat atau biru keabu-abuan, tergantung polutan yang ada di dalamnya.

Ketika polutan udara seperti nitrogen oksida dan sulfur dioksida hasil asap produksi pabrik bercampur dengan uap air, mereka berubah menjadi asam. Mereka kemudian jatuh kembali ke bumi sebagai hujan asam. Angin sering membawa hujan asam jauh dari sumber polusi. Hujan asam dapat membunuh berbagai vegetasi yang dialirinya. Hujan asam juga dapat merusak kualitas danau, sungai, dan saluran air lainnya. Ketika danau menjadi asam, ikan tidak dapat bertahan hidup. Hujan asam juga mengikis marmer dan jenis batu lainnya. Hujan asam dapat menghapus kata-kata di batu nisan dan merusak banyak bangunan dan monumen bersejarah.

Selain mengakibatkan hujan asam, asap pabrik juga berpotensi meningkatkan efek rumah kaca. Gas rumah kaca seperti karbondioksida dan metana yang dihasilkan salah satunya dari asap hasil limbah pabrik sebenarnya diperlukan untuk menyerap sinar matahari dan menahannya di Bumi. Dengan demikian, Bumi tetap hangat dan menyerap energi dari matahari untuk kehidupan. Namun, apabila jumlah lebih tinggi dari yang sewajarnya, maka efek rumah kaca yang terbentuk akan meningkatkan suhu di permukaan Bumi secara global. Hal ini dikenal dengan global warming.

6. Solusi Pencemaran Udara, Apa Saja?

Kendaraan listrik merupakan salah satu alternatif kendaraan terbaik untuk mengatasi pencemaran udara. (Foto: Pexels - Rathaphon Nanthapreecha)
Kendaraan listrik merupakan salah satu alternatif kendaraan terbaik untuk mengatasi pencemaran udara. (Foto: Pexels - Rathaphon Nanthapreecha)

Kendaraan listrik merupakan salah satu alternatif kendaraan terbaik untuk mengatasi pencemaran udara. (Foto: Pexels - Rathaphon Nanthapreecha)

Belum terlambat untuk mencegah pencemaran udara semakin memperburuk kualitas hidup manusia. Beberapa cara dapat dilakukan demi mengurangi pencemaran udara. Melansir dari UCAR - Center for Science Education, aksi nyata mengurangi pencemaran udara dapat dilakukan dengan cara:

1. Mengurangi Penggunaan Batubara

Polusi dari pembakaran semua bahan bakar fosil bersifat berbahaya untuk atmosfer. Namun, pembakaran batu bara memiliki dampak yang lebih besar terhadap polusi udara daripada pembakaran minyak atau gas karena melepaskan lebih banyak karbon dioksida, sulfur dioksida, dan polutan logam berat per unit energi. Akan tetapi, lebih dari sepertiga listrik yang dihasilkan di dunia berasal dari pembakaran batu bara. Pada tahun 2014, permintaan batubara dunia mulai menurun.

Di Amerika Utara, pembangkit batubara digantikan oleh gas alam. Beberapa negara, seperti Jepang dan Korea Selatan, lebih mengandalkan energi nuklir. Selain itu, ada sumber listrik kini mulai diperoleh dari sumber yang bersih dan terbarukan seperti angin, matahari, dan air.

2. Mengurangi Kendaraan Berbahan Bakar Fosil

Mobil dan kendaraan menghasilkan gas buang yang penuh dengan karbon dioksida, nitrogen dioksida, dan polutan lainnya. Dengan meningkatkan frekuensi penggunaan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki, dapat membantu mengurangi polusi udara. Selain itu, menggunakan mobil listrik yang tidak bergantung pada bahan bakar fosil dapat mengurangi jumlah polusi yang kita sumbangkan ke atmosfer.

3. Menghemat Listrik

Hematlah penggunaan listrik Anda baik di rumah, kantor, dan di mana pun. Lakukan hal yang tampak sepele ini: mematikan lampu pada ruangan yang tidak digunakan. Gunakanlah peralatan listrik yang hemat energi. Dengan menghemat penggunaan listrik, tidak hanya menyelamatkan isi kantong Anda dari tagihan listrik, tapi juga ikut membantu menjaga kualitas udara yang ada di dunia.

Anda bisa menanam tanaman lidah mertua di rumah untuk mengurangi polusi udara dan menciptakan suasana rumah yang segar. Itulah beberapa cara sederhana yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kualitas udara yang kita hirup. Semoga dengan menjaga udara dari polusi mampu memberikan kehidupan dan kesehatan yang lebih baik.

Apakah Anda memiliki rencana untuk pindah rumah? Cek video yang informatif berikut ini untuk mengetahui tips pindah rumah agar berjalan lancar!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel