Summarecon Agung Akan Ekpansi ke Bandung

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

Jakarta (ANTARA)- Pengembang properti, PT Summarecon Agung Tbk, akan melakukan ekspansi usahanya ke Bandung karena pertumbuhan industri properti makin tumbuh seiring membaiknya pertumbuhan ekonomi 2011 minimal 6,8 persen.


Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki kepada pers di Jakarta, Rabu mengatakan, Summarecon telah mempunyai lahan seluas 300 ha.


Summarecon untuk tahap pertama akan menggunakan lahan sekitar 100 ha untuk membangun perumahan ruko, dan mal, kata Johanes Mardjuki.


Dana untuk membeli lahan 300 ha, menurut dia berasal dari dana internal, karena ada peraturan untuk membeli lahan harus memiliki dana sendiri sehingga tidak boleh pinjam dari perbankan.


Untuk membangun perumahan, mal dan ruko maka perusahaan akan mendapat pinjaman dari perbankan, katanya. Namun berapa dana pinjaman dari perbankan belum dapat dikatakan.


Mengenai hotel, lanjut dia perseroan juga akan membangun hotel bintang tiga di Bandung, setelah melihat prospek pasarnya cukup besar, seperti Hotel Orchid di Jakarta yang mendapat respon pasar cukup besar.


"Kami optimis upaya perseroan membangun usaha di kawasan Bandung prospeknya cukup besar," katanya.


Sementara itu, kinerja perseroan pada akhir tahun 2010 cukup menggembirakan, dimana pada usia ke-35 pertumbuhan pendapatan mencapai 42 persen dan pertumbuhan laba bersih sebesar 40 persen.


Johanes Mardjuki mengatakan, pendapatan perseroan pada akhir 2010 naik menjadi Rp1,7 trilliun dibanding tahun lalu hanya Rp1,2 triliun.


Meningkatnya pendapatan perseroan terutama didukung oleh pola usaha yang tepat dalam mengembangkan aset Summarecon di Kelapa Gading dan Serpong, katanya.


Menurut dia, pendapatan yang meningkat itu terutama didukung oleh perolehan yang dihasil dari ruko, mal dan perumahan.


"Kami optimis ke depan perseroan akan makin meningkatkan pendapatan, apabila Summarecon Bekasi sudah mulai beroperasi, " ucapnya.


Kondisi ini, lanjut Johanes Mardjuki mengakibatkan laba bersih Summarecon naik sebesar Rp66 miliar atau naik 40 persen menjadi Rp233 miliar dari Rp167 miliar.


Kedisiplinan Summarecon menjalankan program-program yang sudah direncanakan mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi, katanya.


Dari sisi pendapatan, menurut dia, unit bisnis pengembangan properti memberikan kontribusi sebesar 68 persen terhadap total pendapatan, sedangkan unit bisnis investasi dan manajement berkotnbusi hanya 28 persen.


Untuk unit bisnis pengembangan properti Summarecon Kelapa Gading memberikan kontribusi sebesar 60 persen atau Rp689 miliar, sedangkan Summarecon Serpong hanya Rp466 miliar atau 40 persen, katanya.


Dalam RUPS tahunan itu, lanjut dia, perseroan telah menggunakan dana penawaran umum terbatas dan Waran Seri I.


Sekitar 36,99 persen digunakan untuk peningkatan persediaan lahan di daerah Bekasi, dan Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Sekitar 12,32 persen untuk pengembangan infrastruktur di daerah Bekasi berupa fasilitas jalan, sistem drainase, penerangan jalan, taman.


Kemudian sekitar 50,69 persen untuk pembayaran kontraktor, jasa konsultan master plan, pembangunan saran prasarana pendukung, jelasnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler