Sumsel petakan jalan yang diperkirakan macet untuk pemudik

·Bacaan 2 menit

Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan memetakan ruas jalan raya yang diperkirakan rawan mengalami kemacetan untuk jadi perhatian para pemudik Lebaran Idul Fitri 1443 H, supaya lebih berhati-hati bila melintas di sana.

Kepala Dishub Sumsel Ari Narsa di Palembang, Jumat, mengatakan kemacetan tersebut berpotensi terjadi di semua jalan raya yang menjadi akses keluar-masuk Sumsel.

Masing-masing, Jalan Lintas Timur Sumatera, Jalan Lintas Tengah Sumatera hingga masuk ke jalan dalam Kota Palembang.

"Lantaran pemudik jalur darat tercatat mengalami pertumbuhan ditaksir capai lebih 50 persen. Ada sekitar 4,59 juta orang yang masuk ke Sumsel selama arus mudik Lebaran tahun ini," kata dia.

Baca juga: Suzuki sediakan bengkel siaga di jalur mudik Sumatera-Jawa-Bali

Baca juga: Arus mudik di Terminal Kampung Rambutan didominasi tujuan Sumatera

Namun, secara spesifik, Ia memperkirakan untuk Jalan Lintas Timur (Jalintim) kemacetan bakal terjadi di Jalan Indralaya – Palembang KM32, Palembang – Betung, Banyuasin, dan Sekayu – Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Kemudian Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) yang diperkirakan menjadi pusat kemacetan berada di kawasan Prabumulih, Muara Enim, Martapura di OKU Timur dan Jarai di Lahat.

“Selain pengguna jalan bertambah lalu jalannya terbilang sempit juga, kemacetan itu juga diakibatkan adanya hambatan seperti pasar tumpah dan beberapa pusat keramaian dilokasi itu,” kata dia.

Pasar tumpah itu terdata berada di beberapa lokasi, yakni Pasar Indralaya (Kabupaten Ogan Ilir), Pasar Tugu Mulyo (Kabupaten OKI).

Lalu, juga berada di Pasar Sungai Lilin-Banyung Licir (Kabupaten Musi Banyuasin), Pasar Padang Tepong, Pasar Pendopo, Pasar Tebing Tinggi (Kabupaten Empat Lawang), dan Pasar Jarai (Kabupaten Lahat).

“Selanjutnya kemacetan juga bakal terjadi di pintu keluar tol, dan persimpangan jalan, yang puncaknya diprediksi berlangsung pada H-3 Lebaran atau 29 April ini,” kata dia.

Mengantisipasi itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pengelola jalan tol untuk menambah gerbang keluar tol, supaya tak terjadi penumpukan di pintu keluar seperti tol Keramasan-Ogan Ilir.

"Penambahan pintu keluar kendaraan di tol saat ini masih proses pengecoran," katanya.

Masyarakat pun disarankan untuk mengatur waktu keberangkatan agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas hingga menjadi kemacetan akibat melakukan perjalanan di waktu yang bersamaan.

“Sebelum melakukan perjalanan, dapatkanlah informasi seputar kondisi terkini daerah yang hendak dituju dari berbagai platform media pemerintah atau kepolisian setempat sehingga perjalanan bisa jadi lancar,” kata dia.*

Baca juga: Gerai vaksinasi rest area JTTS Lampung mulai beroperasi

Baca juga: Pemudik asal Sumatera memilih mudik lebih awal antisipasi kepadatan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel