Sumur Minyak Ilegal di Jambi Digerebek, Polisi Amankan 11 Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menggerebek sumur minyak ilegal yang berada di Unit 7, Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi. Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory mengatakan, 11 orang diamankan. Mereka diperiksa untuk menentukan status hukum.

Dalam praktiknya, warga mengebor secara ilegal minyak mentah. Kemudian ditampung untuk kemudian dijual kepada penadah. Dalam satu hari, mereka bisa mengumpulkan ratusan galon. Kemudian yang membeli nantinya akan mengelola yaitu dimasak sehingga keluarlah bahan bakar minyak.

"Kita lihat ini cukup banyak sekali, sedangkan untuk harga minyak mentah atau illegal drilling ini itu sekitar 6.000 ribu dalam per liter," kata Christian Tory, Rabu (7/9).

Dia menyampaikan, hasil olahan konvensional minyak mentah ini mirip dengan solar yang dijual di SPBU. Biasanya dijual Rp8.000 per liter.

Polisi akan mendalami terkait kasus ini, termasuk apakah ada pemodal yang menggerakkan warga. "Kita akan telusuri dan kita akan kembangkan siapa yang di belakang mereka," tegasnya.

Selama periode Januari sampai Agustus, ditemukan ada 85 kasus illegal drilling. "Pelaku dan barang bukti, diajukan dalam proses penyidikan dan peradilan untuk saat ini kurang lebih ada 85 perkara," pungkasnya.

Reporter: Hidayat [cob]