Sumut Kini Punya Mobile Lab BSL-2, Laboratorium Covid-19 Bergerak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Medan Sumatera Utara (Sumut) kini punya laboratorium Covid-19 bergerak, atau di Mobile Laboratory Biosafety Level-2 (Mobile Lab BSL-2). Kehadirannya akan mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Sumut.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, melalui laboratorium bergerak ini, upaya testing, tracing, treatment (3T) dalam penanganan Covid-19 di Sumut dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Gubernur Edy juga mengapresiasi upaya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam penanganan Covid-19. Salah satunya menghadirkan inovasi Mobile Lab BSL-2.

"Ini (Mobile Lab BSL-2) sangat membantu sekali," kata Gubernur Edy saat menerima audiensi rombongan BPPT di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Jumat, 8 Januari 2021.

Disampaikan Edy, selama libur Natal dan Tahun Baru, terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19. Peningkatan akibat mobilisasi masyarakat, padahal pemerintah sudah melakukan upaya tindakan pencegahan.

"Kehadiran Mobile Lab BSL-2 ini sangat diapresiasi dan diharapkan dapat membantu percepatan penanganan Covid-19," ujarnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Patuhi Protokol Kesehatan

Ilustrasi Masker (pixabay.com)
Ilustrasi Masker (pixabay.com)

Orang nomor satu di Sumut itu juga mengatakan, meski vaksin Covid-19 sudah sampai di Sumut, namun belum dapat diambil kesimpulan 100 persen dapat menghentikan pandemi ini.

"Saat ini saya yakin benar, bila masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap memakai masker, pandemi ini dapat kita redam," sebutnya.

Baru 1 di Sumut

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengapresiasi kehadiran mobile Lab BSL-2 tipe bus untuk percepatan 3T (testing, tracing, treatment) di daerah yang diluncurkan BPPT di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)
Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengapresiasi kehadiran mobile Lab BSL-2 tipe bus untuk percepatan 3T (testing, tracing, treatment) di daerah yang diluncurkan BPPT di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Saat ini baru ada 1 unit Mobile Lab BSL-2 yang beroperasi di Sumut, yakni di Rumah Sakit (RS) Tingkat II Putri Hijau, Medan. Ke depan diharapkan jumlah laboratorium bergerak ini dapat terus ditingkatkan.

Kepala BPPT, Hammam Riza mengatakan, salah satu kunci penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia adalah terus melakukan testing, tracing, treatment, untuk memetakan pola dan sumber penyebaran, guna menekan penyebaran Covid-19.

Mobile Lab BSL-2 merupakan salah satu solusi teknologi untuk menghadirkan laboratorium dengan standar biorisiko tingkat 2, dan mampu dipindahoperasikan dengan mudah ke berbagai daerah yang membutuhkan.

Upaya Pemerintah

Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo melepas mobile lab BSL-2 tipe bus hasil inovasi BPPT, yang  diluncurkan di Graha BNPB, Jakarta pada Rabu, 16 Desember 2020. (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB).
Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo melepas mobile lab BSL-2 tipe bus hasil inovasi BPPT, yang diluncurkan di Graha BNPB, Jakarta pada Rabu, 16 Desember 2020. (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB).

Diharapkan Hammam, hadirnya Mobile Lab BSL-2 semakin memacu Indonesia agar dapat mandiri memproduksi alat kesehatan yang diketahui saat ini masih tergantung dengan negara lain.

"Berdasarkan arahan menteri, setiap daerah sudah memiliki Mobile Lab BSL-2 ini yang dapat melakukan tracing dengan cepat, sehingga upaya kita mengejar testing dapat dilaksanakan," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: