Sungai Meluap, Sejumlah Wilayah di Bengkayang Terendam Banjir

·Bacaan 1 menit

VIVA – Hujan yang turun dengan intensitas tinggi membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat tergenang banjir pada Jumat, 14 Mei 2021. Tak hanya banjir, namun sejumlah lokasi juga longsor.

Pemicu banjir karena Sungai Bengkayang meluap sehingga banjir menggenangi rumah warga yang ada di sekitar Kampung Kaum yakni Jalan Bambang Ismoyo, Jalan Bakti. Lalu, banjir juga terjadi di Jalan Uray Dahlan M Suka, Kelurahan Bumi Emas.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan beberapa lokasi longsor seperti akses jalan Bengkayang Singkawang atau tepatnya di bawah Tower Telkom asrama Pelajar Anugrah.

"Kemarin malam kami sudah meninjau lokasi banjir dan longsor, setelah sebelumnya ada acara bersama warga Tionghoa di Pekong Ariamarama Bengkayang jalan Migang," ujar Sebastianus Darwis kepada VIVA, Jumat, 14 Mei 2021.

Dia mengatakan, lokasi yang longsor segera dibersihkan menggunakan alat berat. Pun, sejak Kamis malam, BPDB setempat sudah berjuang eksra untuk membuka akses jalan. "Mudah-mudahan sejumlah lokasi yang kebanjiran dan terjadi longsor bisa segera dibersihkan," ujarnya.

Sebastian meminta warga supaya tanggap terhadap terjadinya bencana. Sebab, saat ini masih musim penghujan. Selain itu, beberapa daerah rawan banjir, puting beliung dan longsor.

Sementara itu, Camat Bengkayang Dominus Robinson menuturkan, saat Rabu malam, 12 Mei 2021, ia sudah meninjau lokasi banjir dan longsor. Kemudian, pada esok Kamis segera mencari alat berat untuk membersihkan dan membuka akses jalan.

"Selanjutnya pada hari ini bersama Bupati Bengkayang kami kembali turunkan alat berat untuk membersihkan longsor yang ada di bawah Telkom tepatnya tak jauh dari simpang SMA Negeri 3 Bengkayang," kata Dominus.

Lebih lanjut, Dominus mengimbau agar warga agar tetap berhati-hati. Ia menyampaikan demikian karena dikhawatirkan longsor terjadi karena curah hujan masih tinggi, dan hari ini hujan Kembali turun deras.

"Saya minta warga di sekitar bantaran sungai supaya berhati-hati antisipasi terjadinya banjir," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel