Sungguh Tega, Durojat Perkosa Gadis 12 Tahun

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Sungguh bejat kelakuan Durojat, warga Dusun Airjaya 2 Desa Payung ini. Pria beristri ini tega menghancurkan masa depan Bunga (12) bocah perempuan warga Jalan Air Kepoh Desa Pangkalbuluh, Payung dengan cara memperkosanya di kebun lada diwilayah Airkepoh Desa Pangkalbuluh kecamatan  Payung.

Akibat aksi bejatnya tersebut, Bunga kini menderita infeksi pada alat kelaminnya.

Informasi yang dihimpun Bangkapos.com  menyebutkan aksi pemerkosaan yang dilakukan Durojat terhadap Bunga (12) terjadi pada bulan Desember tahun 2012 silam.

Saat itu Bunga dalam perjalanan  menuju rumahnya, namun belum sampai ditujuan ia tiba-tiba di stop oleh Durojat lalu dibawa secara paksa ke kebun lada dipinggir jalan tersebut.

Disini Bunga dibekap mulutnya oleh Durojat agar tidak berteriak lalu dibawah ancaman, bocah perempuan putus sekolah ini diperkosa.

Peristiwa pemerkosaan yang dialami Bunga sendiri baru terungkap setelah Bunga mengeluh alat kelaminya keluar bercak putih akibat infeksi. Ketika didesak ibunya, Bunga kemudian mengaku telah di perkosa oleh Durojat.

Mendapat pengakuan putrinya ini, ibu Bunga, Senin (11/2/2013) langsung melapor ke Polsek Payung. Tanpa perlawanan, Durojat yang sehari-harinya berpofesi sebagai petani tersebut dibekuk anggota Polsek Payung dan kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Basel.

Kapolsek Payung Iptu Iskandar seizin Kapolres Basel AKBP M Yusup mengungkapkan korban yaitu Bunga sendiri tidak ingat secara pasti tanggal dan hari peristiwa naas yang menimpanya.

Ia hanya ingat kejadian tersebut terjadi di kebun lada pada pukul 12.00 WIB.

"Tersangka sudah kita amankan dan dijerat dengan pasal 82 UU RI No.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan pasal 290 ayat 2 KUHPidana," ungkap Iptu Iskandar, Selasa (12/2/2013). (Bangka Pos/Iwan S)

Baca juga:

  • Logistik untuk Korban Banjir Hanya Cukup untuk Dua Hari
  • Mau Dijual Ibunya, Bayi N Dibawa ke RPSA
  • Kematian Thin Ting Meninggalkan Misteri


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.