Supercar Lewat Desa, Warganet: Gara-gara Google Maps

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVASupercar adalah mobil yang dirancang khusus agar bisa melaju sangat kencang, kecepatannya lebih dari 200 kilometer per jam.

Untuk bisa melakukan itu, mobil harus melintas di jalanan yang mulus, seperti jalan bebas hambatan atau bahkan sirkuit. Sebab rata-rata ketinggiannya hanya beberapa milimeter saja dari tanah.

Tujuan bodi mobil dibuat rendah, yakni demi mengurangi hambatan udara serta menambah gaya tekan ke bawah, sehingga ban lebih lekat ke aspal.

Namun, baru-baru ini viral sebuah video yang menunjukkan rombongan supercar melintas di jalanan tanah di sebuah wilayah pinggiran Yogyakarta.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman @infocegatansukoharjo, Minggu 31 Januari 2021, beberapa unit Lamborghini dan Porsche terekam beriringan melewati jalan tanah di pedesaan yang kondisinya tidak rata.

Para pengemudi melajukan kendaraan dengan pelan, memastikan bodi bagian bawah tidak tersangkut gundukan tanah atau batu yang banyak berserakan. Menurut pengunggah video, pembangunan jalan tersebut belum selesai dilakukan.

“Lambo porsche jalan pelan-pelan ngelewatin Jalur Jalan Lintas Selatan daerah Gunungkidul, Jogjakarta. Kondisi jalan masih dibangun, mau gak mau harus pelan-pelan deh,” tulisnya.

Warganet kemudian berkelakar, dengan mengatakan bahwa para pengemudi tersebut tersasar dan menjadi korban Google Maps.

“Korban Google maps,” kata warganet.

“Mobil sultan menghargai pengguna jalan sehingga jalannya pelan-pelan,” timpal warganet lain.

Sebagai informasi, beberapa unit mobil yang melintas diketahui buatan Italia dan Jerman. Mulai dari Lamborghini Gallardo Spyder LP570 dengan mesin 5.200cc bertenaga lebih dari 500 daya kuda, hingga Porsche 718 Boxter Spyder dengan mesin 2.500cc dan tenaga 365 dk.