Superstar: Anomali Ketajaman Harry Kane di Timnas Inggris dan Tottenham Hotspur

·Bacaan 2 menit

Bola.com, London - Performa Harry Kane bersama Timnas Inggris dan Tottenham Hotspur berbeda 180 derajat. Kane tampil moncer bersama Inggris, namun tumpul saat membela Tottenham.

Striker berusia 28 tahun tersebut tampil sejak menit awal saat Tim Tiga Singa bersua Albania, pada laga lanjutan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2020 di Stadion Wembley, Sabtu (13/11/2021) dini hari WIB.

Harry Kane pun menjadi momok untuk lini belakang Albania. Berdasarkan statistik yang dicatat Whoscored, Kane melepaskan delapan tembakan yang empat di antaranya mengarah ke gawang, memenangkan satu duel udara, dan akurasi umpan yang mencapai 79 persen.

Dari empat peluang bagus yang didapat Harry Kane, tiga di antaranya berhasil membuahkan hasil, yakni pada menit ke-18, 33', dan 46'. Berkat kontribusi Kane, Timnas Inggris mengunci kemenangan dengan skor 5-0.

Adapun dua gol lainnya milik Inggris disarangkan Harry Maguire pada menit kesembilan dan Jordan Henderson menit ke-28.

Kemenangan tersebut membuat The Three Lions masih berada di puncak Grup I dengan nilai 23. Mereka unggul tiga poin atas Polandia di peringkat kedua, dan delapan poin atas Albania di urutan ketiga.

Torehan itu membuat Timnas Inggris hanya membutuhkan satu poin lagi untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 sebagai juara Grup I. Pada partai terakhir fase grup, Harry Kane dkk. akan meladeni San Marino di San Marino Stadium, Selasa (16/11/2021) dini hari WIB.

vidio:Harry Kane, Apa yang Kamu Cari di Tottenham Hotspur?

Moncer Bersama Timnas Inggris

Inggris menang besar saat menjamu Albania pada laga lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022. Harry Kane keluar sebagai bintang lapangan usai mamapu mencetak tiga gol atau hattrick. (AFP/Glyn Kirk)
Inggris menang besar saat menjamu Albania pada laga lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022. Harry Kane keluar sebagai bintang lapangan usai mamapu mencetak tiga gol atau hattrick. (AFP/Glyn Kirk)

Hattrick ke gawang Albania membuat Harry Kane menorehkan sejumlah catatan spesial. Dia sudah mencetak 39 gol dalam laga kompetitif bersama Timnas Inggris, menyalip koleksi 37 gol milik Wayne Rooney.

Selain itu, Kane juga selalu tampil moncer ketika membela Tim Tiga Singa. Dari enam laga terakhir Grup I kualifikasi Piala Dunia 2022, sang striker mampu mendulang enam gol.

"Ini benar-benar performa yang luar biasa. Jelas kami mendapat sedikit tekanan untuk memperoleh hasil ini hari ini," kata Kane.

"Setelah pertandingan terakhir, kami tidak melakukannya, menyelesaikan laga seperti yang kami inginkan. Saya tidak bisa cukup memuji rekan setim. Ini adalah cara yang bagus untuk semakin mendekati lolos ke Piala Dunia," lanjutnya.

Tumpul di Tottenham Hotspur

Harry Kane diketahui telah meminta Tottenham Hotspur untuk membiarkannya pergi pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, pihak klub tak mau bernegosiasi dengan pelamar potensial seperti MU dan Man City. Akibatnya, Kane baru mampu mencetak satu gol hingga pekan ini. (AFP/Pool/Paul Childs)
Harry Kane diketahui telah meminta Tottenham Hotspur untuk membiarkannya pergi pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, pihak klub tak mau bernegosiasi dengan pelamar potensial seperti MU dan Man City. Akibatnya, Kane baru mampu mencetak satu gol hingga pekan ini. (AFP/Pool/Paul Childs)

Akan tetapi, performa berbeda diperlihatkan Harry Kane ketika membela Tottenham Hotspur. Dia baru mendulang satu gol dari 10 penampilan bersama Spurs di Premier League musim ini.

Tumpulnya Kane berdampak pada posisi Spurs di klasemen Premier League. Saat ini, The Lilywhites berada di peringkat sembilan klasemen dengan nilai 16, tertinggal enam poin dari Liverpool di urutan keempat.

Manajer anyar Tottenham Hotspur, Antonio Conte, meminta Harry Kane untuk meningkatkan ketajamannya. Jika Kane produktif, Tottenham pun bakal meraih hasil bagus dalam setiap laga.

"Harry (Kane) adalah pemain yang sangat bagus, dan yang pasti kami harus bekerja dengannya dan semua pemain untuk memperbaiki situasi ini," kata Conte beberapa waktu lalu.

"Saya telah melihat beberapa hari terakhir ini kami perlu banyak bekerja untuk meningkatkan banyak aspek untuk setiap pemain dan tidak hanya satu, dua, tiga," lanjutnya.

Sumber: UEFA, Whoscored

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel