Supervisor Adalah Seseorang yang Bertanggungjawab pada Kelompok Kerjanya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang supervisor memiliki peranan cukup penting dalam sebuah instansi atau perusahaan. Posisinya tepat di bawah manager dan di atas karyawan pelaksana. Supervisor adalah jabatan dengan kekuasan dan wewenang.

Dalam buku "Dasar-Dasar Organisasi Manajemen" yang terbit tahun 1993, Sarwoto menjelaskan supervisor adalah seseorang di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab terhadap kelompok kerjanya.

Pengertian supervisor tersebut menegaskan bahwa keberadaan supervisor adalah untuk mengatur dan mengawasai. Sementara fungsi supervisor yang paling utama adalah menerima berbagai macam keluhan dan memecahkan berbagai masalah tanpa campur tangan atasan atau manager.

Seorang supervisor adalah memiliki tuntutan harus menyelesaikan masalah sekaligus mampu meningkatkan produktivitas karyawan pelaksana. Bukan lagi bergelut dengan berbagai macam dokumen manajemen, tetapi supervisor adalah jabatan untuk eksekusi lapangan secara langsung.

Berikut Liputan6.com ulas supervisor lebih jauh dari berbagai sumber, Jumat (28/5/2021).

Mengenal Supervisor

Pengertian supervisor adalah bentuk jabatan dengan kuasa dan wewenang untuk mengawasi serta memberikan arahan kepada karyawan. Seorang supervisor sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan untuk kemajuan. Bila disederhanakan, supervisor adalah jabatan yang mampu mengendalikan.

Dalam sebuah struktur organisasi perusahaan, supervisor adalah tepat berada di bawah manager dan di atas karyawan pelaksana. Peranan supervisor adalah mampu meningkatkan produktivitas perusahaan tempatnya bekerja. Bukan lagi mengurus masalah administrasi, tetapi supervisor adalah jabatan yang mengatur masalah eksekusinya.

Meski mayoritas supervisor dipekerjakan di sebuah perusahaan. Sebetulnya banyak juga supervisor yang ditempatkan di berbagai instansi, termasuk TNI, media, dan lain sebagainya. Fungsi utama supervisor adalah menampung segala keluhan dan menyelesaikan masalah tanpa campur tangan atasan atau manager. Secara tidak langsung, supervisor adalah bagian dari penghubung antara staf dan manager.

Berikut ini penjelasan tentang supervisor adalah menurut para ahli:

1. Moekijat (1990) menjelaskan supervisor adalah seorang anggota dari manajemen lini depan yang bertanggung jawab atas pekerjaan dari kelompoknya kepada tingkatan manajemen yang lebih tinggi.

2. Raphael, R. Kavanaugh dan Jack D. Ninemeier (2001) menjelaskan supervisor adalah seseorang yang bertanggung jawab mengelola karyawan level bawah atau karyawan lainnya yang tidak mempunyai bawahan.

3. Sarwoto (1993), dalam bukunya Dasar-Dasar Organisasi Manajemen menjelaskan supervisor adalah seseorang di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab terhadap kelompok kerjanya.

Fungsi Supervisor

Ilustrasi diskusi | mentatdgt dari Pexels
Ilustrasi diskusi | mentatdgt dari Pexels

1. Fungsi Supervisor Adalah Perencanaan dan Pengorganisasian

Peran dasar supervisor adalah merencanakan jadwal kerja harian para pekerja dengan memandu mereka mengenai sifat pekerjaan mereka dan juga membagi pekerjaan di antara para pekerja sesuai dengan minat, bakat, dan keterampilan mereka.

2. Fungsi Supervisor Adalah Menetapkan Kondisi Kerja

Seorang supervisor adalah memainkan peran penting dalam pengaturan fisik pabrik dan juga dalam mengatur sumber daya fisik di tempat yang tepat. Ini mencakup banyak hal, seperti tempat duduk yang layak, ventilasi, penerangan, fasilitas air, dan lain sebagainya untuk para pekerja. Tanggung jawabnya di sini untuk memberikan kondisi yang sehat dan higienis kepada para pekerja.

3. Fungsi Supervisor Adalah Pemimpin dan Pembimbing

Seorang supervisor adalah pemimpin bagi pekerja di bawahnya. Dia memimpin para pekerja dan memengaruhi mereka untuk bekerja sebaik mungkin. Dia juga membimbing pekerja dengan menetapkan target produksi dan dengan memberi mereka instruksi serta pedoman untuk mencapai target tersebut.

4. Fungsi Supervisor Adalah Motivator

Seorang supervisor adalah memainkan peran penting dengan memberikan insentif yang berbeda kepada pekerja agar mereka bekerja lebih baik. Ada berbagai insentif moneter dan non-moneter yang dapat menginspirasi dan memotivasi pekerja untuk bekerja lebih baik.

5. Fungsi Supervisor Adalah Controlling

Controlling adalah fungsi penting yang dilakukan oleh supervisor. Fungsi ini melibatkan:

- Merekam kinerja aktual dengan jadwal waktu.

- Memeriksa kemajuan pekerjaan.

- Mengetahui penyimpangan jika ada dan membuat solusi

- Memberi laporan ke manajemen puncak.

6. Fungsi Supervisor Adalah Penghubung

Seorang supervisor adalah menjadi penghubung antara manajemen dan pekerja. Dia mengkomunikasikan kebijakan manajemen kepada pekerja sekaligus memberikan instruksi kepada mereka atas nama manajemen.

Di sisi lain, ia memiliki hubungan yang erat dengan para pekerja dan dapat mewakili para pekerja untuk berinteraksi kepada pihak manajemen terkait masalah, keluhan, dan saran dari para pekerja.

7. Fungsi Supervisor Adalah Menangani Keluhan

Supervisor adalah berperan untuk menangani keluhan bagi para pekerja secara efektif, karena itu supervisor harus melakukan hal-hal berikut:

- Menjalin hubungan langsung dengan pekerja.

- Memenangkan kepercayaan para pekerja dengan memecahkan masalah mereka.

- Mengambil masalah pekerja atas dasar kemanusiaan.

- Jika dia tidak dapat mengatasinya sendiri, dia dapat meminta bantuan dan saran dari manajemen untuk menyelesaikannya.

8. Fungsi Supervisor Adalah Memberikan Laporan

Seorang supervisor adalah memiliki peran penting untuk melaporkan urusan biaya, kualitas, dan hasil apa pun yang dapat berpengaruh dalam produktivitas. Faktor-faktor seperti biaya, hasil, kinerja, kualitas, dan lain sebagainya akan dilaporkan kepada pihak manajemen.

9. Fungsi Supervisor Adalah Memperkenalkan Pembaruan

Supervisor adalah harus sadar akan lingkungan pasar dan persaingan yang ada. Oleh karena itu, ia dapat melakukan inovasi pada teknik produksi. Dia dapat mengalihkan pekerja ke jadwal yang baru bila memungkinkan. Ia juga dapat mencoba yang terbaik untuk memberikan perubahan dan meningkatkan lingkungan fisik di sekitar pekerja. Ini dapat berpengaruh pada:

- Produktivitas yang lebih tinggi,

- Semangat pekerja,

- Kondisi kerja yang memuaskan,

- Meningkatkan hubungan antar manusia,

- Keuntungan,

- Stabilitas Tinggi

- Menjaga Kedisiplinan

Seorang supervisor adalah dapat melakukan banyak langkah untuk menjaga kedisiplinan dengan mengatur pemeriksaan dan tindakan, ketegasan dalam perintah dan instruksi, dan menerapkan hukuman bagi pekerja yang tidak disiplin. Semua langkah di atas membantu meningkatkan kedisiplinan perusahaan secara keseluruhan.

Tanggung Jawab dan Wewenang Supervisor

Bila sudah memahami berbagai macam fungsi seorang supervisor, selanjutnya tanggung jawab dan wewenangnya. Berikut tanggung jawab dan wewenang supervisor dilansir Liputan6.com dari laman gurupendidikan.com:

Tanggung Jawab Supervisor

1. Supervisor membuat suatu usulan promosi jabatan bagi Staf bawahannya.

2. Supervisor memberikan sebuah reward (penghargaan) kepada Staf Bawahannya.

3. Supervisor berhak untuk memberikan Punishment (hukuman) untuk Staf Bawahannya.

Wewenang Supervisor

1. Planning, merencanakan kegiatan yang menjadi tugasnya.

2. Organizing, mengordinasikan kegiatan dan tugas agar berjalan lancar.

3. Staffing, memastikan setiap orang yang terlibat pada tugas dan pekerjaan tersebut.

4. Directing, Mengarahkan bagaimana agar tugas dan pekerjaan tersebut dapat berjalan lancar.

5. Controlling, melakukan kontrol terhadap kegiatan dalam grup serta pekerjaan yang dilakukan oleh grup tersebut.

Skill Supervisor

Ilustrasi diskusi | Moose Photos dari Pexels
Ilustrasi diskusi | Moose Photos dari Pexels

Jika Anda ingin menjadi seorang supervisor, terdapat beberapa skill penting yang harus dimiliki. Skill yang penting bagi supervisor adalah sebagai berikut:

1. Kepemimpinan: Anda harus memiliki kapasitas untuk memimpin sambil tetap memperhatikan masalah dan individualitas anggota tim Anda.

2. Penanganan konflik: Kemampuan menangani keluhan secara produktif dapat menjadi kemampuan berharga dalam pekerjaan ini.

3. Keterampilan interpersonal: Peran supervisor pada dasarnya adalah mengelola orang.

4. Keterampilan manajemen waktu: Anda harus memiliki kemampuan untuk membedakan apa yang paling penting dan untuk mengalokasikan waktu Anda sendiri dan waktu tim Anda sesuai dengan hal tersebut.

5. Kemampuan memecahkan masalah: Anda harus memiliki kemampuan untuk mencari beberapa solusi untuk masalah yang tak terhindarkan, dan memilih salah satu yang paling mungkin memberikan hasil yang Anda inginkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel